MALANG KOTA – Suasana Car Free Day (CFD) Ijen tampak berbeda, Minggu pagi (23/11). Ribuan warga menyatu dalam kemeriahan Milad Ke-113 Muhammadiyah yang tahun ini dirayakan lebih dekat dengan masyarakat.
Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang bersama Jawa Pos Radar Malang menghadirkan rangkaian kegiatan yang ramah keluarga, mulai senam bersama, jalan sehat, hingga layanan kesehatan gratis.
Prof Dr Abdul Haris MA, Ketua PDM Kota Malang menyampaikan, peringatan tahun ini ingin menegaskan kembali ruh kebersamaan. ”Kami mengundang masyarakat untuk hadir, bersenam bersama, dan merayakan milad dengan semangat yang sama,” ujarnya.
Seusai senam, peserta diajak mengikuti jalan sehat dengan rute mengelilingi area CFD. Di sepanjang kegiatan, tim kesehatan memberikan sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Edukasi ini disiapkan agar masyarakat mampu melakukan pertolongan pertama dalam situasi darurat, seperti serangan jantung, sebelum petugas medis tiba.
Layanan kesehatan pun menjadi salah satu daya tarik utama. Empat amal usaha kesehatan Muhammadiyah membuka pos pemeriksaan gratis, meliputi pengecekan tensi dan kadar gula darah. Rumah sakit dan klinik yang terlibat antara lain RSI Aisyiyah Malang, RSIA Muhammadiyah, Klinik Sumba Husada, serta Klinik Muhammadiyah Blimbing. Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean layanan, terutama dari kalangan lanjut usia.
Menurut Abdul Haris, kegiatan di CFD ini menjadi upaya memperkenalkan kembali kiprah Muhammadiyah dari masa ke masa. Kini organisasi tersebut terus memperluas kontribusi, tidak hanya di bidang dakwah dan pendidikan, tetapi juga kesehatan serta pemberdayaan ekonomi. ”Kami ingin masyarakat melihat langsung bahwa Muhammadiyah selalu hadir untuk kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin turut hadir menyampaikan selamat milad untuk Muhammadiyah. Ia menilai kontribusi Muhammadiyah bagi Kota Malang sudah sangat terasa di berbagai sektor. Ali berharap sinergi antara Pemkot Malang dan Muhammadiyah dapat terus dipererat.
”Kami siap berkolaborasi. Dengan posisi saya di pemerintahan, pintu bagi Muhammadiyah semakin terbuka untuk terus berkarya bagi kota ini,” tegasnya. (mel/adn)
Editor : Aditya Novrian