Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dosen UWG Malang Sosialisasikan Urban Farming Berbasis IoT di Balearjosari

A. Nugroho • Jumat, 28 November 2025 | 16:58 WIB
BERDAYA: Tim Pengabdian kepada Masyarakat  Universitas Widya Gama (UWG) Malang menyosialisasikan metode Urban Farming kepada warga Kelurahan Balearjosari, Kota Malang.
BERDAYA: Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Widya Gama (UWG) Malang menyosialisasikan metode Urban Farming kepada warga Kelurahan Balearjosari, Kota Malang.

MALANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Widya Gama (UWG) Malang menyosialisasikan metode Urban Farming kepada warga Kelurahan Balearjosari, Kota Malang, sebagai upaya mendorong ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Tahun Anggaran 2023 dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Program yang mengusung tema “Penerapan Teknologi Revolusi Industri 4.0 untuk Meningkatkan Produktivitas Hasil Pertanian pada Kelompok Urban Farming di Kelurahan Balearjosari” ini dilaksanakan selama tiga bulan dan memfokuskan pada penerapan teknologi Internet of Things (IoT) serta pendampingan intensif kepada masyarakat.

PRAKTIK LANGSUNG: Metode Urban Farming yang disosialisasikan dosen UWG
PRAKTIK LANGSUNG: Metode Urban Farming yang disosialisasikan dosen UWG

Ketua Tim PkM UWG, Rangga Pahlevi Putra, S.Pd, MT, menjelaskan bahwa Urban Farming menjadi solusi strategis dalam menghadapi keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. Melalui pemanfaatan teknologi, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus ketahanan pangan keluarga.

Beberapa rangkaian kegiatan hibah PkM yang didanai DRTPM telah berhasil kami laksanakan, di antaranya penerapan IoT pada Urban Farming serta pendampingan kepada masyarakat Kelurahan Balearjosari dalam pengelolaan pertanian perkotaan. Harapannya, warga dapat mengoptimalkan lahan sempit di sekitar rumah untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Rangga di sela kegiatan, Rabu (26/11).

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan tim dosen lintas disiplin ilmu. Selain Rangga sebagai ketua, tim pengabdian terdiri dari Dr Ir Ririen Prihandarini, MS, selaku dosen pertanian, serta Choirul Anam, SE, MM, dari bidang manajemen. Pendampingan teknis Urban Farming juga didukung oleh Yuni Agung Nugroho, SP, MP, pakar pertanian dari UWG Malang.

Penerapan teknologi IoT dalam program ini menjadi salah satu luaran utama proyek yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan pertanian perkotaan. Melalui sensor dan sistem otomatisasi, warga dapat memantau kondisi tanaman secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Dengan adanya program ini, UWG Malang berharap kelompok Urban Farming di Kelurahan Balearjosari dapat berkembang secara mandiri dan menjadi contoh pengembangan pertanian perkotaan berbasis teknologi di Kota Malang. (llk)

Editor : A. Nugroho
#DRTPM #pbm #Teknologi #UWG Malang