Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Revitalisasi Alun Alun Merdeka, Pengerjaan Area Playground Dimulai

A. Nugroho • Sabtu, 13 Desember 2025 | 17:49 WIB
DIKEBUT: Beberapa pekerja memoles area air mancur Alun-Alun Merdeka kemarin (12/12). Titik lain yang digarap adalah area playground.
DIKEBUT: Beberapa pekerja memoles area air mancur Alun-Alun Merdeka kemarin (12/12). Titik lain yang digarap adalah area playground.

MALANG KOTA - Pengerjaan revitalisasi Alun-Alun Merdeka berfokus pada bagian selatan. Kemarin (12/12) pekerja mulai memasang playground. Jika pemasangan playground yang diimpor dari Malaysia tersebut rampung, progres revitalisasi mencapai 50 persen.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran melakukan peninjauan di lapangan. Raymond melihat beberapa titik pengerjaan. Mulai dari pos keamanan, area playground hingga air mancur.

Dari peninjauan DLH bersama perwakilan Bank Jatim, dia menilai progres revitalisasi berkisar 38 persen. Jika dilihat secara angka, dia mengakui bahwa capaiannya cukup rendah. Tetapi dia optimistis nanti akan meningkat signifikan saat pemasangan playground. ”Alat playground seluruhnya sudah datang. Tinggal di-setting saja. Kalau itu sudah terpasang, revitalisasi mencapai 50 persen," ujarnya.

Setelah pemasangan playground, Raymond menjelaskan, pengerjaan akan difokuskan pada air mancur. Dua titik tersebut merupakan pengerjaan paling besar pada revitalisasi Alun-Alun Merdeka. "Sampai saat ini pengerjaan masih on the track. Minggu ketiga Januari finishing, akhir bulan harus sudah selesai," ungkapnya.

Akibat hujan yang mengguyur Kota Malang hampir setiap hari, pihaknya melakukan penyesuaian pengerjaan. Jika sebelumnya dimulai pukul 08.00,  Raymond meminta dimulai lebih awal, yakni pukul 06.00. "Dengan jadwal lebih awal, ketika hujan pengerjaan tidak terlalu terganggu. Kita ketahui setiap siang sekarang selalu hujan," kata Raymond.

Dia mengatakan, masih ada fasilitas yang belum diperbaiki pada rencana revitalisasi kali ini. Dia mencontohkan seperti kursi taman. Kursi tersebut tidak masuk bagian dari perbaikan yang dilakukan Bank Jatim. Oleh karena itu, DLH akan mengajukan bantuan tambahan agar bisa diganti pada tahun depan. "Kami juga membutuhkan tambahan satu toilet lagi," beber mantan sekretaris diskopindag itu.

Vice President Institutional Relationship Bank Jatim Rachman Sugiantoro mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan mengakomodasi usulan tambahan revitalisasi. Baik berupa penggantian kursi dan tambahan toilet. Keputusan itu akan didiskusikan dengan jajaran manajemen. "Kami mendukung apa yang menjadi kebutuhan Pemkot Malang, karena kami menjadi bagian dari Kota Malang. Kolaborasi mempercantik alun-alun dan promosi bagi Bank Jatim," tuturnya.(adk/dan)

Editor : A. Nugroho
#Alun Alun Merdeka #Alun alun #revitalisai #Kota Malang