Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kaleidoskop 2025 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Berprestasi dan Saling Sinergi Kuatkan Ketahanan Pangan

Aditya Novrian • Jumat, 19 Desember 2025 | 18:22 WIB
COBA LANGSUNG: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memanen padi dengan combine harvester bantuan dari Kementerian Pertanian milik lahan kelompok tani di Kedungkandang.
COBA LANGSUNG: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memanen padi dengan combine harvester bantuan dari Kementerian Pertanian milik lahan kelompok tani di Kedungkandang.

MALANG KOTA - Sepanjang 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang memperkuat ketahanan pangan melalui sinergi empat bidang. Yakni pertanian, perikanan, ketahanan pangan, dan kesehatan hewan. Berbagai program dijalankan untuk menjaga produksi, meningkatkan konsumsi pangan bergizi, serta melindungi masyarakat sebagai konsumen.

Di bidang pertanian, Dispangtan aktif mendampingi petani lewat gerakan tanam dan panen padi serta cabai, penyaluran benih unggul, bantuan alsintan, rehabilitasi irigasi tersier, hingga pengendalian hama. Langkah ini menjadi upaya menjaga produktivitas pertanian di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Bidang perikanan menitikberatkan pada peningkatan konsumsi ikan melalui kampanye Gemarikan di sekolah, lokus stunting, dan lomba masak ikan tingkat kota. Edukasi gizi terus digencarkan agar ikan menjadi pilihan utama sumber protein keluarga.

”Peningkatan konsumsi ikan adalah investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Kota Malang,” ujar Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi.

Pada sektor ketahanan pangan, pelatihan pangan olahan berbasis sumber daya lokal, uji keamanan pangan segar, serta Gerakan Pangan Murah yang digelar lebih dari 100 kali sepanjang tahun menjadi instrumen menjaga stabilitas harga dan inflasi. Program ini sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM pangan lokal.

Sementara itu, bidang peternakan dan kesehatan hewan memastikan pangan asal hewan aman melalui pengawasan higiene-sanitasi, vaksinasi, pemeriksaan hewan kurban, pengawasan RPH, serta pembinaan unit usaha menuju NKV. Slamet menegaskan,

”Kami berkomitmen menghadirkan pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal sekaligus menjaga kesejahteraan petani dan peternak,” jelas dia.

Tak kalah juga pada bagian sekretariat. Tahun ini jadi momen istimewa karena dispangtan meraih penghargaan meraih Juara II Satu Data (Sata) Awards 2025 kategori produsen data perangkat daerah. (adn)

Editor : A. Nugroho
#Wali Kota Malang #dispangtan #malang #umkm pangan