Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Jatuh ke Pinggir Jembatan Tunggulmas

Bayu Mulya Putra • Senin, 22 Desember 2025 | 17:23 WIB
BUTUH WAKTU LIMA JAM: Evakuasi korban jatuh di pinggir Jembatan Tunggulmas menggunakan sistem vertical rescue, kemarin. Ada banyak pihak yang ambil bagian dalam prosesnya. Foto atas, motor Yamaha
BUTUH WAKTU LIMA JAM: Evakuasi korban jatuh di pinggir Jembatan Tunggulmas menggunakan sistem vertical rescue, kemarin. Ada banyak pihak yang ambil bagian dalam prosesnya. Foto atas, motor Yamaha

MALANG KOTA - Akibat kurang fokus saat berkendara, Muhammad Ridha Andra, 22, terjatuh bersama motor Yamaha FreeGo miliknya ke pinggir Jembatan Tunggulmas, Minggu pagi (21/12).

Seorang tukang bangunan bernama Aji yang kebetulan berada di lokasi menyebut, kejadian berlangsung sekitar pukul 07.00. Namun, dia tidak mengetahui kronologi pastinya. "Saya hanya melihat banyak orang berkumpul di sisi jembatan. Kemudian korbannya dievakuasi petugas," sebut lelaki berusia 50 tahun tersebut.

Dari informasi yang didengar Aji, korban melaju cukup kencang dari arah utara atau Jalan Karyawiguna. Motor korban bergerak ke sisi kiri hingga akhirnya menabrak pembatas Jembatan Tunggulmas. "Lalu, motor bersama korbannya terjun ke bawah. Korbannya terbaring di semak-semak," terang dia.

BUTUH WAKTU LIMA JAM: Evakuasi korban jatuh di pinggir Jembatan Tunggulmas menggunakan sistem vertical rescue, kemarin. Ada banyak pihak yang ambil bagian dalam prosesnya. Foto atas, motor Yamaha
BUTUH WAKTU LIMA JAM: Evakuasi korban jatuh di pinggir Jembatan Tunggulmas menggunakan sistem vertical rescue, kemarin. Ada banyak pihak yang ambil bagian dalam prosesnya. Foto atas, motor Yamaha

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananto menyebut bahwa itu merupakan kecelakaan tunggal. Menurut dia, korban terdata sebagai mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dia merupakan warga Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

"Untuk penyebabnya karena korban mengantuk, sehingga tidak konsentrasi saat berkendara," sebut Anang. Dia memastikan bahwa mahasiswa itu selamat. Dari pemeriksaan sementara saat evakuasi, korban mengalami dislokasi atau cedera sendi pada bahu kiri. Pinggul kanan korban juga bengkak.

Untuk menangani luka itu, korban dibawa ke RS UMM agar mendapat penanganan. Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menjelaskan, proses evakuasi berlangsung selama hampir lima jam. Sebab, korban harus dibawa menggunakan basket stretcher atau tandu basket menuju ke atas.

Ada banyak pihak yang terlibat dalam evakuasi. Seperti relawan, tim pemadam kebakaran, PMI Kota Malang, BPBD Kota Malang, hingga kepolisian. "Kami melakukan penyelamatan dengan metode vertical rescue (teknik evakuasi dari medan terjal di posisi yang lebih rendah ke tinggi atau sebaliknya)," jelas Pandu. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#universitas muhammadiyah malang (umm) #Jembatan Tunggulmas #malang #kapolsek lowokwaru