Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemerintah Kota Malang Kebut Finishing Gedung Parkir Kajoetangan

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 3 Januari 2026 | 14:31 WIB
DAPAT CATATAN : Gedung parkir Kajoetangan masih ditutup untuk finishing. Gedung itu bakal kembali dibuka pada 7 Januari 2026.
DAPAT CATATAN : Gedung parkir Kajoetangan masih ditutup untuk finishing. Gedung itu bakal kembali dibuka pada 7 Januari 2026.

MALANG KOTA - Gedung parkir Kajoetangan Heritage mendapat catatan khusus dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Saat peninjauan dilakukan pada malam pergantian tahun, ditemukan ada bagian bangunan yang bocor. Wahyu meminta segera dilakukan perbaikan dan harus selesai pada awal pekan depan.

Sebelumnya, pengerjaan gedung parkir itu molor dari jadwal. Seharusnya, sesuai kontrak, selesai pada 15 Desember. Pada kenyataannya, gedung itu baru selesai pada 28 Desember 2025. Kemudian dilakukan uji coba operasional pada 31 Desember.

Wahyu menuturkan, pada uji coba operasional masih terlihat beberapa kekurangan. Dari pantauannya, di beberapa bagian ada air yang menggenang. Terutama di bagian parkir yang belum tertutup atap.

Kemudian ditemukan ada bangunan yang bocor. Hal itu, lanjut Wahyu, membuat fasilitas becek dan cukup mengganggu kenyamanan pengunjung Kajoetangan. ”Karena saat ini masih tahap pemeliharaan, saya sudah minta pihak ketiga untuk memperbaikinya,” tuturnya.

Wahyu mengatakan, pihaknya memberi waktu lima hari kepada kontraktor untuk melakukan perbaikan. Setelah masa itu, dia berharap tidak ada lagi kekurangan dari bangunan dua lantai tersebut. ”Tanggal 7 (Januari) akan dibuka dan digratiskan selama sepekan,” ujar pria yang akrab disapa Pak Mbois itu.

Pada uji coba hari Rabu lalu (31/12, Wahyu menyebut bahwa pengunjung senang dengan fasilitas gedung parkir di sana. Sebab, mereka lebih merasa aman parkir di aset pemerintah. Tarif yang ditetapkan juga sesuai ketentuan.

”Gedung parkir itu juga tidak terlalu jauh dari pusat Kajoetangan, sehingga memudahkan pengunjung. Mulai tanggal 7 Januari nantinya sepeda motor semuanya akan diarahkan ke gedung parkir itu,” tambah mantan sekda Kabupaten Malang itu. Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan bahwa pihaknya juga terbantu dengan beroperasinya bus Trans Jatim.

Operasionalnya ikut mengurangi kendaraan yang parkir. Sebab, warga bisa menggunakan transportasi tersebut dan turun langsung di Jalan Basuki Rahmat. ”Saya lihat kemarin yang naik Trans Jatim dari Kajoetangan sangat banyak. Antrenya bahkan bisa dua sampai tiga kloter,” pungkas bapak satu anak tersebut. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#gedung parkir #Wali Kota Malang #malang #Kajoetangan Heritage