MALANG KOTA - Alun-Alun Merdeka bakal dibuka kembali pada akhir Januari nanti. Sebelum dibuka, pelaksana proyek revitalisasi Alun-Alun Merdeka melakukan pengecekan terhadap beberapa fasilitas baru. Seperti air mancur hingga CCTV. Pengecekan dilakukan mulai Senin sore (19/1) sampai kemarin (20/1).
Yoseph Dwi Prasetya Adi, salah satu pelaksana dari CV Karya Amera mengatakan, bagian yang dicek adalah operasional air mancur. Pada air mancur, ada 26 nozzle atau pipa yang menyemprotkan air. ”Lewat puluhan nozzle itu nanti bisa menyemprotkan air setinggi 10 sampai 12 meter,” kata dia kepada Jawa Pos Radar Malang.
Namun, ketinggian air tetap bisa diatur. Demikian pula dengan kemunculan airnya. Jika tidak ada kegiatan seperti senam atau pertunjukan di tengah alun-alun, air akan dinyalakan. Namun jika ada kegiatan, air mancur bisa dimatikan. Air mancur yang sekarang mengusung konsep dry fountain.
Untuk mendukung air mancur itu, ada tiga pompa besar yang dipasang di Alun-Alun Merdeka. Dengan air mancur yang sekarang, Yoseph menyebut perawatannya jauh lebih mudah. ”Kami juga sudah melakukan uji coba sebanyak empat kali dan sejauh ini berfungsi dengan baik,” imbuh dia.
Selain air mancur dengan konsep dry fountain, ada tambahan fasilitas lain. Misalnya saja penerangan. Ada delapan lampu besar yang cukup tinggi dan lampu sorot. ”Kemudian ada enam CCTV yang tersebar di seluruh alun-alun,” beber Yoseph.
Penambahan penerangan dan fasilitas keamanan itu dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat. Sebelumnya, pemkot banyak menerima laporan terkait tindakan asusila yang dilakukan di Alun-Alun Merdeka karena minimnya penerangan maupun CCTV.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menyampaikan, peresmian alun-alun akan dilakukan akhir bulan ini. ”Antara tanggal 28 Januari sampai 30 Januari mendatang,” ucap dia.
Karena adanya peresmian, Alun-Alun Merdeka harus dipersiapkan terlebih dahulu. Raymond menyebut bahwa proses revitalisasi berjalan sesuai target sejak dikerjakan pada Oktober 2025. (mel/by)
Editor : Aditya Novrian