Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Kaki Lima Alun-Alun Merdeka Kota Malang Bakal Ditempatkan di Area Splendid

Bayu Mulya Putra • Jumat, 23 Januari 2026 | 09:52 WIB
DIJADIKAN PASAR SENGGOL: Pasar burung dan ikan di kawasan Splendid bakal ditata kembali. Kawasan itu bakal menjadi titik khusus penempatan PKL liar yang biasa mangkal di Alun-Alun Merdeka.
DIJADIKAN PASAR SENGGOL: Pasar burung dan ikan di kawasan Splendid bakal ditata kembali. Kawasan itu bakal menjadi titik khusus penempatan PKL liar yang biasa mangkal di Alun-Alun Merdeka.

MALANG KOTA - Setelah revitalisasi Alun-Alun Merdeka rampung, pemkot sudah menyiapkan langkah lanjutannya. Yakni penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di sekitar kawasan tersebut. Seperti banyak diketahui, keberadaan PKL sering mengganggu kawasan Alun-Alun Merdeka.

Selain menciptakan kepadatan lalu lintas, keberadaan mereka turut mengurangi estetika taman tersebut. Pada saat periode tertentu, seperti Ramadan atau Lebaran, PKL bahkan bisa masuk ke area alun-alun.

Untuk mengatasi hal itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku telah memiliki strategi khusus. Yakni menempatkan PKL alun-alun di satu titik. Pemkot Malang memilih kawasan Splendid sebagai kantong pedagang.

Itu karena masih ada beberapa ruang kosong di area tersebut. ”Dulu di Splendid ada pasar senggol. Penataan PKL di situ juga bagian dari rencana untuk membuat pasar senggol,” tutur Wahyu. Rencananya, PKL bakal menempati ruang kosong mulai dari pasar bunga, pasar hewan, hingga area di sekitar SMP YPK 2 Malang.

Pemilik kursi N1 itu mengaku telah meminta izin kepada pihak yayasan sekolah tersebut untuk melakukan penataan PKL di titik tersebut. Yayasan telah memberikan lampu hijau kepada pemkot. ”Kami tidak akan membongkar sekolah, hanya melakukan perawatan. Karena bangunan di sana salah satu heritage sejak zaman Belanda,” urai Wahyu.

Ditanya kemungkinan revitalisasi Splendid, Wahyu belum bisa menjawab hal tersebut. Masih ada dua kemungkinan. Bisa dilakukan revitalisasi atau hanya pemindahan biasa. ”Kami akan melibatkan masyarakat dan perguruan tinggi untuk menentukan perlu revitalisasi atau tidak,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi turut mendorong penataan PKL Alun-Alun Merdeka segera dilaksanakan. Kalangan legislatif sejak awal mengingatkan pemkot untuk memperhatikan keberadaan PKL tersebut.

Menurut Dito, revitalisasi bakal mubadzir ketika penataan PKL tidak bisa dilaksanakan. ”Kami terus mengingatkan PR pemkot tidak hanya soal revitalisasi alun-alun. Penataan PKL dan parkir belum terwujud.  Harapannya itu bukan sekadar wacana saja,” tandas Dito. (adk/by)

Editor : Aditya Novrian
#Wali Kota Malang #alun-alun merdeka #malang #PKL