Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelatihan Citizen Journalism Perdana Lancar, Momentum Tingkatkan Kualitas Informasi

Aditya Novrian • Minggu, 1 Februari 2026 | 11:30 WIB
PERDANA: Para peserta pelatihan citizen journalism berfoto bersama setelah kegiatan rampung, kemarin sore. DARMONO / RADAR MALANG .
PERDANA: Para peserta pelatihan citizen journalism berfoto bersama setelah kegiatan rampung, kemarin sore. DARMONO / RADAR MALANG .

MALANG KOTA - Skill jurnalistik menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan banyak kalangan. Selain menulis, ada banyak hal yang bisa dipelajari di dalamnya. Seperti riset, wawancara, berpikir kritis, cara mengolah data dan informasi, hingga penguasaan digital.

Dari latar belakang itu lah Jawa Pos Radar Malang menggelar pelatihan citizen journalism perdana, kemarin (31/1). Ada 30 peserta yang ambil bagian. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang sudah bekerja, dan mayoritas merupakan para mahasiswa.

UNTUK JURNALISME BERKUALITAS: Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya memberi sambutan kepada 30 peserta pelatihan.  FAJAR ANDRE SETIAWAN / RADAR MALANG.
UNTUK JURNALISME BERKUALITAS: Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya memberi sambutan kepada 30 peserta pelatihan. FAJAR ANDRE SETIAWAN / RADAR MALANG.

Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya mengatakan, meski pelatihan itu berskala kecil, pihaknya berharap dampak yang dihasilkan bisa jauh lebih besar. ”Dari jumlah peserta yang belum banyak, kami berharap kualitas dan manfaat yang didapat lebih maksimal,” kata dia.

Materi pelatihan disampaikan langsung oleh crew redaksi Jawa Pos Radar Malang. Peserta dibekali pemahaman terkait jurnalistik cetak dan jurnalistik online. Mereka juga menjalani praktik menulis berita secara langsung. ”Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung praktik dan di-review,” imbuh Tauhid.

Pemateri sekaligus Ketua Panitia Pelatihan Citizen Journalism Fajar Andre Setiawan menyebut, program itu berangkat dari keinginan untuk mewadahi masyarakat umum yang ingin belajar terkait jurnalistik warga. Antusiasme peserta cukup tinggi. ”Belum sampai 24 jam setelah pendaftaran dibuka, kuota peserta langsung terpenuhi,” kata dia.

Mayoritas peserta merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. Mulai dari Malang Raya hingga Surabaya. ”Ada juga peserta yang berasal dari kalangan umum, seperti guru dan pengusaha,” kata dia.

Melalui program itu, peserta berkesempatan menjadi freelancer di Jawa Pos Radar Malang. Artikel dan hasil liputan mereka bakal mendapat halaman khusus selama tiga bulan ke depan. Fazar Auliah Bagus Wibowo, salah satu peserta, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Selain mendapatkan ilmu jurnalistik, dia juga memperoleh relasi baru. ”Bisa bertemu dengan peserta dari kampus lain dan latar belakang berbeda itu sangat berharga,” kata mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) itu. Dia mengaku semasa SMA sempat mengikuti kegiatan jurnalistik di sekolah. Atas dasar itu lah dia ingin kembali mengasah keterampilan tersebut di Kota Malang. (dia/by)

Editor : Aditya Novrian
#Pelatihan jurnalisme berkualitas