KOTA MALANG - Peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) akan diselenggarakan di Stadion Gajayana, Kota Malang pada 7–8 Februari 2026. Guna memastikan kelancaran arus mobilisasi jemaah dari berbagai daerah, skema jadwal kedatangan dan kepulangan telah disiapkan oleh panitia.
Skema kedatangan dan kepulangan jemaah dibagi menjadi delapan fase mulai dari pukul 16.00–24.00 WIB. Selain itu, jemaah juga dikelompokkan berdasarkan wilayah masing-masing dengan pembagian arah dari utara, selatan, barat, dan timur.
Fase Kedatangan Jemaah
Jemaah akan dijadwalkan datang pada Sabtu, 7 Februari 2026 dan akan tiba secara bertahap mulai pukul 16.00–24.00 WIB dari arah yang berbeda.
Arah Utara:
18.00–19.00: Jombang dan Surabaya
19.00–20.00: Gresik dan Sidoarjo
20.00–21.00: Bawean, Bojonegoro, Kab. Madiun, Kota Probolinggo, dan Bangil
21.00–22.00: Lamongan, Ngawi, Kota Pasuruan, Kab. Probolinggo, dan Kota Malang
22.00–23.00: Babat, Magetan, Kota Mojokerto, Kab. Pasuruan, Kraksaan, Kab. Malang, dan Kota Malang.
23.00–24.00: Tuban, Kota Madiun, Kab. Mojokerto, dan Kab, Malang
Arah Selatan
16.00–17.00: Ponorogo
17.00–18.00: Pacitan
18.00–19.00: Trenggalek
19.00–20.00: Tulungagung
20.00–21.00: Kota Blitar
21.00–22.00: Kab. Blitar dan Kota Malang
22.00–23.00: Kota Kediri, Kab. Malang, dan Kota Malang
23.00–24.00: Kab. Kediri dan Kab. Malang
Arah Barat
19.00–20.00: Kota Batu
20.00–21.00: Kota Batu
21.00–22.00: Kota Malang
22.00–23.00: Kota Malang dan Kab. Malang
23.00–24.00: Kab. Malang
Arah Timur
18.00–19.00: Situbondo
19.00–20.00: Bangkalan
20.00–21.00: Sampang, Bondowoso, dan Banyuwangi
21.00–22.00: Lumajang, Pamekasan, dan Kota Malang
22.00–23.00: Jember, Sumenep, Kab. Malang, dan Kota Malang
23.00–24.00: Kencong, Kangean, Kangean, Dan Kab. Malang
Fase Kepulangan Jemaah
Jemaah akan dijadwalkan pulang pada Minggu, 8 Februari 2026 dengan pembagian waktu mulai pukul 16.00–24.00 WIB menuju arah yang berbeda.
Menuju Utara
16.00–17.00: Kota Malang
17.00–18.00: Kab. Malang
18.00–19.00: Jombang, Surabaya, dan Kota Malang
19.00–20.00: Gresik dan Sidoarjo
20.00–21.00: Bawean, Bojonegoro, Kab. Madiun, Kota Probolinggo, dan Bangil
21.00–22.00: Lamongan, Ngawi, Kota Pasuruan, Kab. Probolinggo dan Nganjuk
22.00–23.00: Babat, Magetan, Kota Mojokerto, Kab.Pasuruan, dan Kraksaan
23.00–24.00: Tuban, Kota Madiun, Kab. Mojokerto, dan Kab. Malang
Menuju Selatan
16.00–17.00: Ponorogo dan kota Malang
17.00–18.00: Pacitan dan Kab. Malang
18.00–19.00: Trenggalek dan Kab. Malang
19.00–20.00: Tulungagung
20.00–21.00: Kota Blitar
21.00–22.00: Kab. Blitar
22.00–23.00: Kota Kediri
23.00–24.00: Kab. Kediri
Menuju Barat
16.00–17.00: Kota Batu dan Kota Malang
17.00–18.00: Kab. Malang dan Kota Malang
18.00–19.00: Kab. Malang
Menuju Timur
16.00–17.00: Kab. Malang dan Kota Malang
17.00–18.00: Kab. Malang
18.00–19.00: Situbondo dan Kab. Malang
19.00–20.00: Bangkalan
20.00–21.00: Sampang, Bondowoso, dan Banyuwangi
21.00–22.00: Lumajang, Pamekasan, dan Kota Malang
22.00–23.00: Jember dan Sumenep
23.00–24.00: Kencong dan Kangean
Pemerintah Kota Malang dalam laman instagram resminya mengimbau jemaah untuk mematuhi pembagian jadwal kedatangan dan kepulangan tersebut demi menjaga ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
“Demi kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh jemaah dalam mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang, kami mengajak seluruh peserta untuk mematuhi pembagian titik drop zone (lokasi penurunan jemaah), area transit dan parkir, serta jadwal kedatangan dan kepulangan yang telah ditetapkan sesuai zona masing-masing,” tulis Pemkot Malang.
Penulis: Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian