MALANG KOTA - Sebanyak 1.201 calon jamaah haji asal Kota Malang mulai mengikuti rangkaian manasik haji di Gedung Graha Purva Praja atau eks Islamic Center, Selasa (10/2). Kegiatan tersebut menjadi tahapan persiapan setelah jamaah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan dan pelunasan biaya haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang Subhan menjelaskan, kegiatan kemarin merupakan pembukaan manasik tingkat kota. Selanjutnya, bimbingan manasik dilanjutkan di tingkat kecamatan pada 12–14 Februari, disusul praktik manasik pada 15 Februari.
”Selanjutnya akan dilakukan manasik haji di tingkat kecamatan pada 12–14 Februari. Lalu praktik manasik tanggal 15 Februari,” jelasnya.
Menurut Subhan, seluruh rangkaian manasik ditargetkan rampung sebelum Ramadan. Setelah itu, jamaah tinggal menunggu jadwal keberangkatan yang direncanakan mulai pekan ketiga April 2026.
Ia merinci, sebaran jamaah terbanyak berasal dari Kecamatan Lowokwaru dengan 375 orang. Disusul Kecamatan Sukun 218 orang, Blimbing 213 orang, Kedungkandang 208 orang, dan Klojen 173 orang.
Selain itu terdapat 14 jamaah cadangan. Seluruh jamaah akan didampingi 21 petugas yang terdiri atas panitia penyelenggara ibadah haji, petugas tim penyelenggara haji khusus, perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, serta pendamping haji daerah.
Para jamaah dibagi dalam beberapa kelompok terbang. Sebagian jamaah cadangan masuk kloter 14 dan bergabung dengan Kota Batu pada 22 April. Ada pula jamaah yang berangkat bersama rombongan Pasuruan pada 23 April.
Sementara kloter utama asal Kota Malang dijadwalkan berangkat pada 23–24 April, sebagian lainnya bergabung dengan jamaah Kabupaten Malang. ”Seluruh jamaah diperkirakan kembali lagi ke tanah air sekitar Juni mendatang,” pungkas Subhan. (mel/adn)
Editor : A. Nugroho