MALANG KOTA – Meski perputaran uang pasar takjil mencapai ratusan juta per titik dalam sehari, tak ada retribusi yang masuk Pemkot Malang. Tak ada retribusi itu diungkap oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi kemarin.
Dia menegaskan, pihaknya tidak memungut retribusi dari pedagang. Namun pengawasan terhadap makanan tetap tinggi. “Nanti kami bakal sidak secara acak pasar-pasar takjil itu,” terang Eko kemarin. Seperti diberitakan, perputaran uang di satu pasar takjil diperkirakan mencapai ratusan juta per hari.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang di pasar takjil jalan Surabaya kemarin (19/2), tercatat 261 pedagang. Omzet masing-masing pedagang berkisar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per hari. Jika dirata-rata, uang yang mengalir berkisar Rp 130 juta sampai Rp 261 juta per hari.