MALANG KOTA - Skema pengamanan dan pelayanan untuk Lebaran 2026 mulai dipersiapkan. Salah satunya dilakukan melalui pos yang didirikan Polresta Malang Kota. Tahun ini, ada delapan pos yang disediakan untuk memantau arus mudik hingga kondisi selama Lebaran.
Kaurbinopsnal Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Husen menjelaskan, yang pertama ada pos pantau. Pos tersebut tersebar di empat lokasi.
”Yakni di Jalan Raya Balearjosari atau dekat Hawai Waterpark, Jalan Satsui Tubun atau pos polisi Kacuk, Jalan Ki Ageng Gribig atau sebelah selatan Polsek Kedungkandang, dan satu lagi di Jalan Raya Tlogomas dekat Terminal Landungsari,” papar dia.
Di pos pantau, bakal ditempatkan masing-masing tujuh personel. Terdiri dari enam anggota dan satu perwira kepolisian. Para personel di pos pantau juga akan berkeliling.
Mereka tersambung dengan personel-personel yang berjaga di pos polisi dekat Alun-Alun Merdeka. Jika terlihat kondisi menonjol seperti kepadatan melalui Area Traffic Control System (ATCS) atau kamera pemantau lainnya, personel di pos pantau bakal menuju ke lokasi.
Selain pos pantau, ada pos pam atau pos pengamanan. Lokasinya ada di dekat jembatan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat), Jalan Agus Salim (Pos Mitra), serta Exit Tol Madyopuro.
Untuk pos pam nanti juga diisi personel. Meliputi sebanyak lima anggota dan satu perwira kepolisian di masing-masing pos pam. Ditambah dengan personel gabungan dari instansi lain seperti Dishub Kota Malang dan Dinkes Kota Malang.
”Satu lagi pos pelayanan (pos yan) di dekat Stasiun Malang pintu Barat,” sambung Saiful. Untuk pos yan juga diisi lima anggota dan satu perwira kepolisian.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Kabupaten Malang dan Kota Batu. Tujuannya untuk mengurai lalu lintas dari dua daerah lain yang mengarah ke dalam Kota Malang.
”Sebagai contoh jika ada kepadatan dari Singosari menuju Batu akan dialihkan masuk ke kota melalui Exit Tol Madyopuro,” tutur Rio. Lalu kawasan Jalan Soehat juga diprediksi mengalami kepadatan.
Selain itu, pihaknya juga memberikan atensi terhadap kawasan lain. Terutama yang merupakan Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) seperti Jalan Besar Ijen, Jalan Arif Rahman Hakim, dan seluruh Jalan Merdeka. (mel/by)
Editor : A. Nugroho