MALANG KOTA - Sebuah toko sparepart dan mobil di Jalan Muharto 5, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang ludes dilalap si jago merah pada Jumat malam (13/3). Dugaannya, pemicu kebakaran itu akibat lemparan korek api yang mendarat di sekitar area mobil.
Dugaan itu juga dikuatkan kesaksian beberapa orang. Kepada aparat, beberapa di antara mereka menyebut sebelum terjadi kebakaran banyak anak-anak bermain petasan. Kini, kasus kebakaran itu terus diselidiki polisi.
Sebab ada dugaan kelalaian dalam kasus kebakaran yang menghabiskan aset milik Mohammad Halil itu. Total kerugian korban mencapai Rp 500 juta.
Baca Juga: Video Kebakaran di Muharto Malam Ini: Mobil dan Toko Sparepart Hangus, Ini Link untuk Menonton
”Sementara kami sudah memanggil pemilik aset dan dua tetangga untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” ujar AKP M. Roichan, Kapolsek Kedungkandang. Pihaknya belum bisa memastikan apakah kebakaran dipicu percikan api dari korek yang dilempar.
Sementara itu, ada kemungkinan lain api berasal dari petasan yang disulut saat posisinya terlalu dekat dengan kendaraan. Total luas area yang terdampak dari kebakaran itu mencapai 64 meter persegi. Saat kebakaran, posisi pemilik mobil masih berada di dalam toko.
Halil melaporkan kebakaran yang menimpa kendaraan dan tokonya pada pukul 19.07. Tim UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang berangkat dari markas sekitar pukul 19.10. Api dengan cepat menyebar karena posisi kendaraan sangat dekat dengan toko.
Ditambah lagi, mayoritas isi toko adalah bahan yang mudah terbakar. ”Butuh waktu 45 menit dengan total penggunaan air mencapai 16 ribu liter hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan. Api dinyatakan padam pada pukul 20.05. (aff/by)
Disunting kembali oleh Intan Nurlita Dewi
Editor : Bayu Mulya Putra