35 Bus di Terminal Arjosari Dicek Setiap Hari selama Periode Mudik Lebaran, Ini Hasilnya

Nabila Amelia • Dipublikasikan Rabu, 18 Maret 2026 | 09:46 WIB
PASTIKAN KONDISI BUS: Petugas Dishub Kota Malang melakukan ramcek kepada salah satu bus yang akan berangkat dari Terminal Arjosari. (Darmono/Radar Malang)
PASTIKAN KONDISI BUS: Petugas Dishub Kota Malang melakukan ramcek kepada salah satu bus yang akan berangkat dari Terminal Arjosari. (Darmono/Radar Malang)

 MALANG KOTA - Kondisi fisik bus yang akan mengantar masyarakat selama mudik Lebaran terus dipastikan kondisinya. Pengecekan rutin yang dilakukan bertujuan memastikan kondisi bus prima. Jumlah bus yang tak laik jalan diklaim relatif menurun dalam beberapa waktu terakhir.

 Dari pengecekan rutin yang dilakukan sebelum Maret, ditemukan sedikitnya 5 bus yang tidak laik jalan. ”Kemudian memasuki awal Maret sampai sekarang, kami baru menemukan sedikitnya 2 bus yang tidak laik,” sebut Kepala Terminal Tipe A (TTA) Arjosari Mega Perwira Donowati.

 Menurut Mega, kebanyakan yang tidak laik karena ada ban yang pecah, gundul, atau dalam kondisi vulkanisir. Lalu kaca yang pecah. Saat dalam kondisi seperti itu, pihaknya tidak memperbolehkan bus untuk mengantar penumpang sampai ada perbaikan.

 Mega menjelaskan, pengecekan biasanya mulai pukul 07.30 sampai 15.00. Itu berlangsung setiap hari. Dalam sehari, pihaknya bisa mengecek 35 bus. Baik bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP).

 Yang dicek meliputi kelengkapan bus seperti ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), pemecah kaca, lampu, wiper, hingga ban. Selain itu, administrasi bus yang meliputi SIM dan kartu uji KIR. ”Jika ditemukan ada yang tidak laik, bahkan memaksa jalan, maka akan kami kenakan sanksi tilang dan mengganti dengan armada yang laik jalan,” tegas perempuan yang pernah bertugas di TTA Pandaan tersebut.

 Selain kesiapan bus, pihaknya juga rutin mengecek layanan di area terminal. Proses pengacak itu mulai dilakukan sejak 13 Maret lalu bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

 Kholis mengatakan, kolaborasi antara pengelola TTA Arjosari dengan lintas sektor penting dilakukan. Itu untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang Nyepi dan Idul Fitri. ”Saya pribadi optimistis dengan kesiapan kita bersama. Dengan kebersamaan, kita bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap dia. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
terminal arjosari malang mudik Lebaran 2025 Bus AKAP Malang Bus AKDP Malang