MALANG KOTA, RADAR MALANG – Isu ketersediaan pasokan BBM diharapkan tidak membuat masyarakat panic buying. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengimbau masyarakat tetap tenang. Tidak perlu membeli BBM dalam jumlah yang banyak.
Pemerintah mengklaim stok bahan bakar tetap aman selama beberapa hari ke depan. Seperti diketahui, gejolak perang di Timur Tengah sampai saat ini belum mereda. Akibatnya membuat isu persediaan BBM terancam semakin kuat. Terlebih kapal tanker milik Pertamina masih tertahan di Selat Hormuz, yang notabene ditutup untuk beberapa negara.
Wahyu Hidayat menjelaskan, pemerintah pusat telah menyiapkan strategi saat konflik di Timur Tengah berdampak ke pasokan BBM. Menurutnya, Indonesia tidak hanya bergantung pada stok minyak yang masih tertahan di Selat Hormuz. ”Stok kita masih aman. Jadi jangan sampai panic buying,” tegasnya.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Wali Kota Malang Ajak ASN Hemat BBM dengan Gowes
Meski belum menerapkan Work From Home (WFH) hingga akhir Maret, Pemkot Malang sudah mulai menyusun langkah sebagai antisipasi situasi tersebut. Pemilik kursi N1 itu mengimbau ASN bisa bersepeda khusus pada hari Jumat.
”Gowes hari Jumat hanya mengantisipasi saja. Selain itu untuk kesehatan,” imbuh dia. Selain itu, juga mengimbau para ASN untuk menggunakan transportasi umum.
Baca Juga: Cegah Krisis Energi, Presiden Prabowo Instruksikan Kajian WFH dan Pengurangan Hari Kerja
Ditanya terkait Pemprov Jatim yang menetapkan WFH setiap hari Rabu, Wahyu memastikan belum ada kewajiban pemerintah kota atau kabupaten mengikuti kebijakan itu. Menurutnya saat bertemu dengan Gubernur Khofifah pada Rabu lalu (25/3), belum ada instruksi khusus melaksanakan WFH. ”Kami masih menunggu aturan resminya untuk WFH. Kemarin baru sebatas penyampaian saja, belum ada instruksi atau imbauan khusus kepada kepala daerah,” tandasnya. (adk/gp)
Editor : A. Nugroho