Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Bakal Resmikan Busana Khas Daerah pada Perayaan HUT Ke-112

Andika Satria Perdana • Rabu, 1 April 2026 | 07:01 WIB
REFLEKSIKAN SEJARAH: Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin bersama sang istri Saila El Azkiya mengenakan busana khas daerah terbaru dalam sesi foto, kemarin (31/3). (DARMONO / RADAR MALANG)
REFLEKSIKAN SEJARAH: Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin bersama sang istri Saila El Azkiya mengenakan busana khas daerah terbaru dalam sesi foto, kemarin (31/3). (DARMONO / RADAR MALANG)

 MALANG KOTA, RADAR MALANG - Peringatan Hari Jadi Kota Malang tahun ini menghadirkan sesuatu yang spesial. Pemkot Malang bakal meresmikan busana khas daerah yang terinspirasi dari sejarah dan budaya, hari ini (1/4). Busana khas itu bertujuan untuk menguatkan identitas kota. 

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, peresmian baju khas itu merupakan suatu yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Desain baju itu terinspirasi mulai dari sejarah kolonial hingga ada sentuhan kekinian. 

”Itu menjadi identitas baru yang punya makna tersendiri,” kata Wahyu.

Menurut dia, konsep tersebut menjadi langkah baru dalam mengangkat narasi sejarah kota ke ruang publik. Sekaligus memperkuat identitas budaya yang selama ini menjadi ciri khas Kota Malang. 

”Kami memilih meresmikan baju khas ini bersamaan dengan perayaan HUT Kota Malang. Sebagai kado untuk masyarakat,” tambahnya. Pemkot tak sendirian dalam mendesain baju tersebut. Mereka menggandeng ahli budaya, sejarawan, hingga akademisi untuk menghasilkan karya terbaik. 

Karena desain tersebut mengambil tema dari masa ke masa. ”Karena wali kota pertama merupakan warga Belanda, sehingga harus ada sentuhan kolonial sebagai perjalanan Kota Malang,” tutur Wahyu. 

Agenda lain yang bakal dilakukan Pemkot Malang adalah peresmian tugu atas penobatan sebagai kota kreatif dunia dari UNESCO. Tugu tersebut dipasang di Alun-Alun Merdeka, dan akan diperkenalkan publik pada perayaan HUT. 

Wahyu mengatakan, tugu tersebut sebenarnya bisa diperkenalkan pada Februari lalu. Seperti di kota lainnya. Namun diputuskan, peresmian dilakukan pada perayaan HUT Kota Malang 1 April 2026. ”Sengaja dipilih pada saat perayaan HUT agar memberikan nilai simbolis yang kuat,” kata pria yang akrab disapa Pak Mbois itu. 

Lebih lanjut, pada tahun ini tidak dilakukan perayaan HUT secara besar-besaran. Wahyu memilih peringatan digelar secara sederhana. Sekaligus menjadi refleksi perjalanan kota. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#baju daerah kota malang #kota malang 112 tahun #HUT Kota Malang