MALANG KOTA, RADAR MALANG - Perbaikan jalan di depan Pasar Induk Gadang (PIG) segera terealisasi. Pemkot Malang bakal mengupayakan proyeknya berjalan mulai awal Mei nanti.
Untuk mewujudkan target itu, kini tengah dilakukan percepatan relokasi pedagang yang berada di bahu jalan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menerangkan, proyek itu mengalami keterlambatan.
Baca Juga: Molor Lagi, Relokasi Pasar Gadang Ditarget Tuntas Akhir April
Awalnya, Pemkot Malang menarget bisa dimulai bulan April. Molornya jadwal tersebut karena relokasi pedagang belum sepenuhnya tuntas. Semula, Pemkot Malang optimistis seluruh pedagang bisa pindah pada awal April. Melihat realitas di lapangan, relokasi kemungkinan baru selesai pada akhir bulan ini.
Molornya pengerjaan juga disebabkan adanya penyesuaian Detail Engineering Design (DED). Pemkot mengakomodasi aspirasi pedagang yang mengusulkan pembangunan pagar di area proyek.
”Pada prinsipnya pak wali mengakomodasi aspirasi pedagang selama tidak mengganggu teknis pengerjaan,” jelas dia.
Untuk teknis pengerjaan, Dandung menyebut bakal dilakukan bergantian. Jika seluruh jalan ditutup untuk perbaikan, tentu bakal mengganggu aktivitas jual beli di pasar induk.
”Satu sisi jalan diselesaikan lebih dulu, baru beralih ke sisi lainnya,” tuturnya.
Perbaikan tahap awal bakal difokuskan dari perempatan hingga jembatan di kawasan Pasar Gadang. Kemudian dilanjutkan ke jalan-jalan sirip di sekitarnya. Total anggarannya mencapai Rp 14 miliar.
Baca Juga: Pedagang Pasar Gadang Malang Direlokasi Bergiliran
”Nanti akan dibangun median jalan, sehingga seperti jalan kembar. Dimulai dari simpang empat Gadang sampai jembatan,” imbuh Dandung.
Untuk konstruksi, perbaikan jalan bakal menggunakan metode beton. Itu bakal meningkatkan daya tahan terhadap beban kendaraan berat serta kondisi lingkungan pasar yang kerap tergenang air. ”Memang lebih kuat dan tahan lama, tetapi anggarannya lebih besar dari aspal biasa,” kata dia.
Ketua Komisi C DPRD Anas Muttaqin meminta proses relokasi pedagang segera dipercepat. Sebab, penentu realisasi proyek itu adalah pemindahan pedagang.
”Pemkot sudah bagus mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, sehingga proses saat ini harus disegerakan,” terang dia.
Anas menuturkan, pengerjaan proyek itu membutuhkan beberapa tahapan. Ketika relokasi terus molor, itu akan memengaruhi tahapan pengerjaan selanjutnya. ”Jangan sampai pengerjaan dilakukan mepet akhir tahun. Idealnya maksimal pertengahan 2026,” pungkasnya. (adk/by)
Editor : Bayu Mulya Putra