Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Pastikan Proyek di Pasar Gadang Tak Akan Menutup Jalan

Andika Satria Perdana • Kamis, 30 April 2026 | 15:08 WIB
PERSIAPAN: Proses pembersihan area yang menjadi lokasi proyek jalan di depan Pasar Gadang mulai dilakukan, kemarin (29/4). (DARMONO/RADAR MALANG)
PERSIAPAN: Proses pembersihan area yang menjadi lokasi proyek jalan di depan Pasar Gadang mulai dilakukan, kemarin (29/4). (DARMONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Pemkot Malang memastikan perbaikan jalan di depan Pasar Gadang tak akan mengganggu arus lalu lintas. Seperti disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto. 

Dalam proses pengerjaan, pihaknya tidak akan menutup total jalan di depan Pasar Gadang. Pengerjaan dilakukan secara bergantian. Agar satu jalur tetap bisa digunakan pengendara. Rencananya, perbaikan akan dimulai di sisi bagian jalan yang merupakan bekas lapak pedagang. 

”Karena di sisi itu jalannya juga masih berlubang dan tidak rata. Kalau dibuat kendaraan juga belum bisa,” terang Dandung. Secara teknis, lebar jalan di Pasar Gadang diperkirakan mencapai 15 meter. Dengan masing-masing jalur memiliki lebar 7 meter sampai 7,5 meter. Untuk median jalan, diameternya 90 sentimeter. 

”Konsep jalan kembar dimulai perempatan Jalan Gadang hingga Jembatan Gadang. Dua lajur akan dipisah median jalan,” ucapnya. Pada jalan PIG, tidak disediakan trotoar untuk pejalan kaki.  

Nanti hanya dilengkapi jalur lambat. Jalur tersebut berada di sisi luar jalan utama. Atau, di antara lapak pedagang dengan pagar pembatas jalan utama. 

Lebih lanjut anggaran senilai Rp 14,9 miliar yang dialokasikan bakal dibagi menjadi dua bagian. Anggaran Rp 12 miliar khusus untuk perbaikan jalan utama. Sisanya Rp 2,9 miliar untuk perbaikan di jalan sirip. 

”Anggaran itu termasuk pembangunan pagar di sisi kanan dan kiri. Sekaligus median jalan,” jelas Dandung. Meskipun ada kenaikan harga material bangunan, anggarannya tidak bisa diubah.

Dandung menuturkan, anggaran Rp 14,9 miliar itu fixed dari pemerintah pusat. Untuk menyesuaikan kenaikan harga, pemkot bakal mengubah Harga Perkiraan Sendiri (HPS). 

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji mendukung rencana perbaikan jalan tanpa menutup akses. Sebab, perputaran ekonomi pedagang juga harus diperhatikan. Jika ditutup total, mereka tidak bisa memperoleh pundi-pundi pendapatan. 

Hal lain yang perlu diperhatikan yakni potensi kemacetan saat proyek berjalan. Bayu menyarankan ada petugas yang stand-by melakukan pengaturan arus lalu lintas. ”Kondisi saat tidak ada pengerjaan proyek saja sudah macet. Itu harus menjadi perhatian ketika pembangunan berjalan,” tandasnya. (adk/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
#jalan pasar gadang #malang hari ini #Pasar Gadang #proyek Pemkot Malang