Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hampir 15 Ribu Warga Malang Terdeteksi Hipertensi

N
Penulis: Nabila Amelia❯
SADAR KESEHATAN: Sejumlah warga Malang memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinkes Kota Malang.
SADAR KESEHATAN: Sejumlah warga Malang memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinkes Kota Malang.

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan cukup tinggi. Salah satu indikasinya, ada sebanyak 61.605 warga Kota Malang memanfaatkan cek kesehatan sejak Januari sampai Juni 2026. Program cek kesehatan gratis (CKG) mulai diberlakukan pada 2025.

Mulai awal tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang rutin menggelar kegiatan itu. Warga yang diperiksa dari berbagai kalangan usia. Termasuk kelompok usia produktif. Mulai 15 tahun sampai 59 tahun.

Advertisement

Sedangkan untuk jenis pemeriksaan meliputi pemeriksaan telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, diabetes, kanker, jantung, dan banyak lainnya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang Meifta Eti Winindar mengatakan, pihaknya terus menggencarkan CKG. Di samping untuk mendeteksi penyakit tidak menular maupun menular, tujuan lainnya untuk mencapai target dari Pemprov Jatim.

”Sampai Desember 2026, targetnya ada 200 ribu warga yang mengikuti CKG,” ungkap Meifta. Dari pemeriksaan terhadap puluhan ribu warga yang berlangsung sejak Januari sampai Juni, ada beberapa penyakit yang ditemukan. Di antaranya, hipertensi atau tekanan darah tinggi sampai diabetes melitus.

”Untuk yang terdeteksi hipertensi hampir 15 ribu warga, sementara yang diabetes sebanyak 703 warga,” sambung pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut. Menurutnya, ada beragam faktor yang jadi penyebab kondisi itu. Mulai disebabkan pola makan tak teratur, gaya hidup, sampai kurang olahraga. 

Pemeriksaan CKG yang dilakukan dinkes tidak hanya berada di 16 puskesmas. Namun juga jemput bola. Seperti yang berlangsung di Balai Kota Malang pada 24 April 2026 dan Kantor Kelurahan Tanjungrejo pada 19 Mei 2026. Di samping mendapat pemeriksaan kesehatan, warga yang mengikuti CKG juga bisa melakukan konsultasi. (mel/gp)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Empat Bulan, Dinkes Kota Malang Catat 28.661 Kasus Hipertensi

Empat Bulan, Dinkes Kota Malang Catat 28.661 Kasus Hipertensi

Setiap 17 Mei selalu ada peringatan Hari Hipertensi Sedunia. Itu dilakukan dengan tujuan mengingatkan kembali bahaya penyakit tersebut. Terlebih, hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. 

Influenza Serang 19.994 Orang

Influenza Serang 19.994 Orang

Meski angkanya cenderung menurun, penularan influenza di Bumi Kanjuruhan masih tinggi. Dalam kurun sembilan bulan, Januari hingga Agustus lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mencatat 19.994 orang terkena flu

Gencar Skrining Selama 8 Bulan, Dinkes Kota Malang Temukan 1.800 Kasus Tuberkulosis

Gencar Skrining Selama 8 Bulan, Dinkes Kota Malang Temukan 1.800 Kasus Tuberkulosis

Upaya memutus penularan tuberkulosis (TBC) terus dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Salah satunya dilakukan melalui skrining. Dari skrining yang digencarkan pada awal tahun sampai Agustus ini, sudah ada

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer