Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lingua Franca: Ciblungan, Istilah Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan

Andika Satria Perdana • Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:13 WIB
Ciblungan, Istilah Permainan Tradisional
Ciblungan, Istilah Permainan Tradisional

”Arek cilik jaman biyen dulinan ciblungan wes seneng. Arek saiki lek gak hapean gak kirane anteng,"

 

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Ini adalah istilah untuk permainan tradisional. Ciblungan dilakukan dengan memukul permukaan air dengan tangan kosong, yang kemudian menimbulkan bunyi-bunyian tertentu.

 

Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono menyampaikan, ciblungan berasal dari kata ciblon. Yang memiliki arti bermain air. Istilah ciblon sendiri sudah cukup familiar di Jawa.

 

Ciblungan biasanya menyibak air dengan telapak tangan agar berbunyi,” tutur Dwi. Dia menambahkan, istilah ciblon juga tidak hanya dikenal di Jawa. Di Pulau Bali juga ada penggunaan istilah itu. Seperti untuk festival musik bertajuk ciblon.

 

Pengamat Bahasa Malangan Restu Respati menambahkan, asal kata ciblungan kemungkinan berasal dari bunyi yang dihasilkan dari aktivitas memukul permukaan air. Ketika anak-anak melakukannya, umumnya tercipta bunyi seperti blung blung. ”Karena ada bunyi blung, maka dari itu disebut ciblungan,” jelasnya.

 

Dalam linguistik, itu termasuk ke dalam teori onomatopoeia atau onomatope. Teori itu menjelaskan asal muasal kata atau rangkaian huruf, yang secara umum meniru atau menyerupai bunyi dari objek, hewan, atau tindakan tertentu. Dalam contoh ciblungan, ada tiruan terhadap bunyi dari tindakan tertentu. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#ciblungan #bahasa #jawa #istilah #Lingua Franca