Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lingua Franca: Nglecis, Bahasa Slang Malang yang Masuk dalam KBJI

Andika Satria Perdana • Minggu, 3 Mei 2026 | 07:45 WIB

 

Nglecis, Bahasa Slang Malang yang Masuk dalam KBJI
Nglecis, Bahasa Slang Malang yang Masuk dalam KBJI

”Lek onok wong sing gayane nglecis, rodok ngadoho, biasane kate utang,” 

KOTA MALANG, RADAR MALANG - Istilah ini serupa dengan kata ceriwis. Maknanya yakni orang yang terlalu banyak berbicara. Bedanya, nglecis cenderung memiliki konotasi lebih negatif.

Sebab ada kesan bahwa hal yang dibicarakan orang itu terlalu besar. Atau, seakan-akan berlebihan. Dalam Bahasa Indonesia, padanan istilah yang pas adalah membual.

Baca Juga: Lingua Franca: Ciblungan, Istilah Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan

Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono menuturkan, ada satu kata yang memiliki kemiripan dengan nglecis. Yakni ngletis. Namun, ngletis memiliki arti yang berbeda.

Ngletis itu (istilah) untuk tekstur makanan yang kurang matang,” ujarnya. Dari pendalaman Jawa Pos Radar Malang, nglecis sudah masuk dalam Kamus Bahasa Jawa-Indonesia (KBJI). Maknanya di sana berbeda.

Dalam KBJI, dijelaskan bahwa nglecis merupakan kata kerja, yang berarti merokok secara terus menerus. Istilah itu digunakan untuk menggambarkan kebiasaan seseorang yang tidak bisa lepas dari rokok. 

Baca Juga: Lingua Franca: Sejinah Istilah Jual Beli Kelapa yang Kini Dipakai Penjual Sate

Di Malang, maknanya digeser untuk orang-orang yang tidak bisa diam. Nglecis sendiri termasuk dalam bahasa slang atau bahasa pergaulan. Belum diketahui pasti di wilayah mana istilah itu pertama kali digunakan. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#nglecis #KBJI #um #Slang