MALANG KOTA – Parkir liar di trotoar Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) masih akan berlanjut. Itu karena Pemkot Malang tidak melakukan penertiban dalam waktu dekat ini. Alasannya, kawasan tersebut merupakan jalur provinsi, sehingga penertiban menunggu Pemprov.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menerangkan, Soehat merupakan jalur provinsi. Imbasnya, wewenang penertiban tidak bisa dilakukan secara langsung oleh Pemkot Malang.
"Kami koordinasi dulu dengan Dishub Jatim. Itu karena berada di ruas jalur provinsi,” terang Jaya, sapaan Widjaja Saleh Putra kemarin (10/5).
Jaya menerangkan, dishub bertanggung jawab dalam penataan parkir tepi jalan. Sementara di Kawasan Soehat, menurut dia, merupakan parkir yang dimiliki oleh tempat usaha. Sehingga termasuk kategori pajak parkir yang dipungut oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang.
"Di Soehat mayoritas pelaku usaha menyediakan lahan pribadi untuk parkir. Jadi tidak masuk retribusi parkir," jelas Jaya. Ke depan, lanjutnya, ada penyesuaian dan pendataan ulang titik parkir. Sehingga beberapa titik parkir dimungkinkan beralih menjadi retribusi.
Seperti diketahui, sebelumnya parkir liar Soehat menjadi sorotan publik. Setelah trotoar dibenahi, fasilitas yang seharusnya digunakan pejalan kaki justru menjadi parkir kendaraan. Belum ada tindakan tegas dari pemerintah untuk pelanggaran ini.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Dito Arief Nurakhmadi berharap segera dilakukan penertiban. Jika tidak ada ketegasan, dia melanjutkan, pelanggaran berpotensi akan terus terjadi. Sebab, terkesan dibiarkan oleh Pemkot Malang.
Untuk jangka panjang, Dito meminta kelanjutan pembangunan trotoar segera direalisasikan. Dengan pembangunan itu, diyakini ikut mengurangi perilaku parkir liar. "Kami berharap pertengahan tahun ini sudah dibangun trotoarnya. Rencananya sudah ada tinggal realisasi," ungkap Dito.
Legislator dapil Lowokwaru itu mengatakan, Soehat bisa menjadi potensi wisata baru. Sebab, menjadi salah satu pusat ekonomi di Kota Malang. "Rencananya Soehat akan menjadi kawasan khusus milenial. Jalur pedestrian harus memanjakan pejalan kaki, termasuk untuk jalan dan jogging," tandasnya.(adk/dan)
Editor : Mahmudan