Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

MPR Akui Khilaf: Final LCC Empat Pilar Kalbar Diulang akibat Skandal Penilaian

Satya Eka Pangestu • Kamis, 14 Mei 2026 | 18:58 WIB
AKUI SALAH: Buntut Kejanggalan di Pontianak, MPR RI Ganti Juri LCC dengan Kalangan Akademisi. (Sumber: Istimewa)
AKUI SALAH: Buntut Kejanggalan di Pontianak, MPR RI Ganti Juri LCC dengan Kalangan Akademisi. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR MALANG – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI secara resmi menyampaikan permohonan maaf dan memutuskan untuk menggelar ulang babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Keputusan besar ini diambil menyusul gelombang protes masyarakat di media sosial terkait kejanggalan penilaian yang terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Pontianak.

Baca Juga: IKN Belum Siap? Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia

Langkah ini menjadi simbol bahwa suara kejujuran para siswa lebih berharga daripada sekadar prosedur administratif yang cacat.

Sanksi Tegas dan Perubahan Total Jajaran Juri

Negara menunjukkan komitmennya untuk berdiri di atas kebenaran dengan menonaktifkan seluruh dewan juri yang terlibat dalam polemik tersebut.

Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menegaskan bahwa para juri lama telah dicopot dari kegiatan LCC sebagai bentuk sanksi atas kesalahan fatal pada sesi pertanyaan rebutan.

Baca Juga: Waspadai Kopdes Merah Putih Kanibal di Malang 

"LCC final Kalbar akan dilakukan ulang dengan juri dari kalangan independen seperti akademisi untuk menjamin objektivitas," tegas Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat memberikan keterangan kepada media.

Menyembuhkan Kecewa Peserta dan Harapan Publik

Drama yang sempat viral ini melibatkan persaingan sengit antara SMA Negeri 1 Pontianak, SMA Negeri 1 Sambas, dan SMA Negeri 1 Sanggau yang berakhir dengan rasa sakit hati para peserta.

Baca Juga: Dukung PSEL, Pemkot Malang Andalkan Pasokan Sampah dari Kecamatan Sukun dan Kedungkandang

Sikap juri yang sempat mengabaikan keberatan siswa di panggung kini dikoreksi total oleh pimpinan pusat MPR guna memulihkan kepercayaan generasi muda.

Ahmad Muzani memastikan pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya lomba ulang yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei ini agar tidak ada lagi ruang bagi ketidakadilan.

Baca Juga: Dikhianati Sistem? Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara Atas Tuduhan Korupsi Chromebook

Keputusan untuk mengulang lomba ini adalah kemenangan bagi moralitas pendidikan, membuktikan bahwa instansi tertinggi negara masih memiliki nurani untuk mendengar.

MPR berkomitmen menjadikannya sebagai bahan evaluasi mendalam agar nilai-nilai kebangsaan tidak ternoda oleh arogansi birokrasi di masa depan.

Baca Juga: Daftar Klub Lolos Club Licensing 2025/2026: Arema FC Masuk Kategori Granted with Sanctions

Dengan menghadirkan transparansi penuh, MPR berharap semangat kompetisi yang sehat dan jujur dapat kembali tumbuh di hati para siswa sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia.

Editor : Aditya Novrian
#Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI #Diulang #Sanksi Juri MPR RI #mpr ri #permintaan maaf