”Luweh bahaya dompet grimpis timbangane untu sing rompal,”
MALANG KOTA, RADAR MALANG - Istilah ini biasa digunakan untuk menunjukkan kondisi yang tidak rapi. Grimpis umumnya ditujukan untuk sebuah benda atau sebuah potongan.
Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati menyebut, kata tersebut juga bisa bermakna rusaknya suatu benda rusak. ”Biasanya ada cuil di bagian pinggir suatu benda,” sebut dia.
Makna itu juga bisa diterapkan untuk beberapa bagian tubuh. Seperti gigi atau ujung kuku. Budayawan Malang Dwi Cahyono menyebut bahwa makna grimpis lebih mengarah pada potongan yang kurang rapi.
”Itu keadaan satu benda tipis biasanya di bagian pinggir. Yang terpotong kecil-kecil dan tidak rata, bisa meja, papan, dan kuku,” kata Ketua Yayasan Inggil itu. Belum diketahui secara pasti asal muasal istilah itu.
Keduanya sama-sama setuju bahwa kata tersebut kemungkinan merupakan kosakata dalam bahasa Jawa umum. Yang diperkirakan sudah muncul sejak masa Kerajaan Mataram Islam. (biy/by)
Editor : A. Nugroho