MALANG KOTA, RADAR MALANG - Dari catatan Pemkot Malang, ada lima hotel anyar yang dibangun mulai tahun ini hingga 2027 mendatang. Dari kelima hotel itu, satu hotel selesai dibangun dan beroperasi.
Yakni Hotel Aston di Jalan Sigura-gura, Kecamatan Lowokwaru. Sedangkan empat hotel lainnya masih berproses dalam hal perizinan dan pembangunan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Arif Tri Sastyawan menyampaikan, salah satu yang menjadi perhatian yakni proses pembangunan hotel bintang lima dari jaringan Novotel.
Baca Juga: PHRI Kota Malang: Investasi Hotel Minimal Butuh Rp 150 Miliar
Lokasinya berada di Jalan Letjen Sutoyo. Berdekatan dengan Hotel Savana. Arif menuturkan, pembangunan hotel itu sudah berlangsung sejak awal tahun ini. Sesuai jadwal, Novotel akan beroperasi pada 2027 mendatang.
”Selain Hotel Tugu, Shalimar, dan Grand Mercure, hotel bintang lima akan bertambah tahun depan,” kata dia.
Penambahan hotel bintang lima itu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Sebab pada akhir pekan atau libur panjang, hampir pasti hotel bintang lima fully booked. Sehingga membutuhkan kamar baru untuk memenuhi kebutuhan itu.
”Hotel bintang lima juga mendongkrak nilai investasi signifikan, karena nilainya di atas Rp 500 miliar. Total target (investasi) kami tahun ini Rp 3,2 triliun,” jelas Arif.
Baca Juga: Keluar Hotel Tanpa Bawa Identitas, Jemaah Haji Asal Indonesia Dikabarkan Hilang
Selain mendongkrak investasi, pembangunan hotel bintang lima itu menyerap tenaga kerja dengan jumlah cukup besar.
Total satu hotel bintang lima membutuhkan setidaknya 500 karyawan. ”Kami juga tekankan kepada investor agar menyerap tenaga kerja lokal. Agar masyarakat sekitar mendapatkan dampak positif,” imbuh dia.
Hotel lainnya yang dibangun kemungkinan besar masuk kategori bintang tiga. Arif menjelaskan, yang sudah berproses yakni Luminor Hotel dan Dinoyo Oasis Apartment, di Jalan MT Haryono, Lowokwaru.
Pelaksanaan groundbreaking sudah dilakukan Desember 2025. ”(Mereka) sudah melakukan pembayaran retribusi, akan segera dibangun,” imbuhnya.
Sedangkan dua hotel lainnya masih dalam tahap pengurusan perizinan. Arif menyampaikan, salah satunya yakni Java Dwipa Hotel. Lokasinya berada di kawasan Jalan Cokroaminoto, Klojen. Satu lagi berlokasi di Jalan Tumenggung Suryo, Blimbing.
Baca Juga: Hanya Tiga Bulan, Investasi Kota Malang Tembus Rp 1 Triliun
Selain hotel-hotel itu, sebenarnya masih ada satu rencana pembangunan lagi. Yakni berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing.
Hotel tersebut digadang-gadang merupakan hotel bintang lima. Yang akan didirikan salah satu orang terkaya Indonesia kelahiran Kota Malang Hermanto Tanoko.
Namun proses pembangunan di sana masih terganjal perizinan. Terutama Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Di sisi lain, masih ada penolakan dari warga sekitar. (adk/by)
Editor : Bayu Mulya Putra