MALANG KOTA - Libur panjang Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026 mendongkrak jumlah orang yang bepergian ke Kota Malang. Hal itu terlihat dari jumlah penumpang yang memadati Terminal Arjosari. Selama waktu tersebut, ada hampir 8 ribu orang.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati mengatakan, situasi itu terjadi sejak 26 Mei lalu. ”Sejak siang sampai malam, angkanya tembus 8 ribu penumpang. Meliputi sebanyak 4 ribu penumpang yang datang dan 4 ribu penumpang yang berangkat,” kata dia.
Kemudian pada 27 Mei dan 28 Mei, jumlah penumpang mulai melandai. Meskipun tidak signifikan, penurunan menjadi 7.600an penumpang yang datang maupun penumpang yang berangkat.
Menurutnya, jumlah penumpang selama sepekan terakhir relatif meningkat. Sebab jika normal di angka 6.400an penumpang sampai 6.800an penumpang per hari.
Mega memprediksi, pertambahan penumpang masih akan berlangsung sampai 1 Juni. ”Akan ada peningkatan lagi pada Minggu sore (30/5) sampai Senin pagi (1/6),” imbuh perempuan yang pernah menjabat sebagai Wasatpel Terminal Tipe A Pandaan Pasuruan tersebut.
Kendati tercatat ada kenaikan jumlah penumpang, tapi tidak ada permohonan penambahan armada. Baik dari perusahaan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP).
Mega menyebut selama libur panjang terdapat peningkatan kepadatan lalu lintas. Akibatnya pada 26 Mei sempat ada bus yang terlambat masuk terminal. ”Itu untuk bus yang mengarah dari Blitar dan Probolinggo-Banyuwangi. Alhasil, bus yang seharusnya berangkat pukul 20.30 kami minta maju. Beruntung teratasi,” tegas dia.
Pihaknya akan terus mengimbau agar para pengemudi bus meningkatkan keselamatan berkendara. Termasuk saat momentum libur panjang seperti sekarang. (mel/gp)
Editor : Galih R Prasetyo