Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Investasi Rumah Kos Tomoland di Malang Diminati Investor dari Surabaya hingga Jakarta

A. Nugroho • Minggu, 7 Juni 2026 | 08:21 WIB

 

PROFESIONAL: Investor mendapat solusi pengelolaan rumah kos yang lebih praktis dari Tomoland.
PROFESIONAL: Investor mendapat solusi pengelolaan rumah kos yang lebih praktis dari Tomoland.

MALANG, RADAR MALANG  – Investasi rumah kos masih menjadi salah seorang satu pilihan yang diminati masyarakat sebagai instrumen pengembangan aset jangka panjang. Melalui konsep yang dikembangkan Tomoland, investasi rumah kos di Kota Malang semakin menarik perhatian investor dari luar daerah, mulai dari Sidoarjo, Surabaya, hingga Jakarta.

Sebagai Kota Pendidikan yang menjadi tujuan ribuan mahasiswa dari berbagai daerah, Malang dinilai memiliki pasar hunian yang relatif stabil. Kondisi tersebut mendorong minat investor untuk menanamkan modal pada bisnis rumah kos yang dinilai mampu memberikan potensi pendapatan berkelanjutan.

Salah satu daya tarik yang kini mulai dilirik investor adalah konsep rumah kos yang berada dalam kawasan atau klaster terpadu dengan dukungan sistem pengelolaan profesional yang ditawarkan Tomoland . Konsep ini memberikan kemudahan bagi pemilik karena operasional dan manajemen kos ditangani secara terintegrasi, sehingga investor dapat memiliki aset produktif tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaan sehari-hari.

Staf Marketing Tomoland, Satria Seno Aji, mengatakan konsep tersebut mendapat respons positif dari calon investor, terutama yang berasal dari luar Kota Malang.

Menurutnya, sejumlah calon konsumen yang awalnya mencari hunian pribadi akhirnya tertarik berinvestasi di sektor rumah kos. Ini setelah mereka mengetahui sistem yang ditawarkan oleh Tomoland.

DILIRIK: Konsep rumah kos yang berada dalam kawasan atau klaster terpadu dengan dukungan sistem pengelolaan profesional yang ditawarkan Tomoland banyak diminati investor luar kota.
DILIRIK: Konsep rumah kos yang berada dalam kawasan atau klaster terpadu dengan dukungan sistem pengelolaan profesional yang ditawarkan Tomoland banyak diminati investor luar kota.

 

“Pada saat pameran properti kemarin, ada calon konsumen Tomoland dari Jakarta yang awalnya mencari rumah untuk tempat tinggal. Namun setelah mengetahui konsep rumah kos yang berada di dalam kawasan dan dilengkapi manajemen pengelolaan profesional, yang bersangkutan justru tertarik untuk berinvestasi,” ujar Satria.

Ia menjelaskan, konsep investasi rumah kos Tomoland yang terintegrasi dalam kawasan perumahan dan dikelola secara profesional masih relatif jarang ditemukan di Jakarta. Karena itu, Malang dinilai memiliki nilai tambah tersendiri sebagai destinasi investasi properti berbasis rumah kos.

Menurut Satria, tingginya minat investor dari luar kota menjadi indikator bahwa bisnis rumah kos masih memiliki peluang yang prospektif. Selain didukung oleh jumlah mahasiswa yang besar, kebutuhan hunian bagi pekerja dan pendatang di Kota Malang juga terus terjaga setiap tahunnya.

“Malang masih menjadi pilihan masyarakat luar kota yang ingin memiliki aset investasi berupa rumah kos. Terlebih saat ini tersedia konsep yang memudahkan pemilik karena pengelolaan dan operasionalnya sudah ditangani oleh manajemen profesional,” katanya.

Melalui konsep investasi rumah kos yang dikembangkan Tomoland, investor tidak hanya mendapatkan aset properti, tetapi juga solusi pengelolaan yang lebih praktis. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa proyek rumah kos Tomoland terus menarik perhatian calon investor dari berbagai kota di Indonesia. (aw)

Editor : A. Nugroho
#tomoland #investasi #Kota Malang #properti #rumah kos