RADAR MALANG-Selama bulan Mei stasiun kereta api di Malang terjadi lonjakan penumpang. Total ada 192.219 penumpang yang dicatat KAI Daop 8 Surabaya. Perinciannya, 95.709 penumpang yang berangkat dari stasiun Malang dan 96.510 penumpang yang datang.
Dari penumpang yang tercatat, terdapat peningkatan sekitar sembilan persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Tahun lalu, KAI mencatat 176.204 penumpang yang menggunakan kereta. Meliputi 87.450 penumpang yang berangkat dan 88.754 penumpang tiba.
Deputy KAI Daop 8 Surabaya Rachmad Zaini Kurniawan mengatakan, jumlah penumpang yang ada mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. Hal itu, tidak terlepas dari upaya peningkatan layanan yang terus dilakukan KAI.
Menurutnya, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. KAI turut mendukung program stimulus transportasi yang diberikan melalui Kementerian Perhubungan. Hal itu berupa diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial.
”Program tersebut berlaku untuk perjalanan 20 Juni hingga 5 Juli 2026 dan menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat selama periode liburan sekolah,” jelas Zaini. Lewat program stimulus yang dilakukan, diharapkan dapat memberikan kemudahan akses transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat sekaligus mendorong pergerakan wisatawan ke berbagai daerah.
KAI Daop 8 Surabaya juga terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan serta melakukan berbagai pengembangan untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus tumbuh. Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. (mel/gp)
Editor : Galih R Prasetyo