Libur Sekolah Bikin Stasiun Malang Kian Ramai, Penumpang Naik 8 Persen

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Volume penumpang di Stasiun Malang meningkat sekitar 8 persen selama masa libur sekolah dibandingkan hari biasa. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk bepergian ke berbagai kota, sekaligus mendorong PT KAI Daop 8 Surabaya meningkatkan kesiapan layanan bagi pelanggan.
Rata-rata penumpang yang berangkat maupun datang melalui Stasiun Malang kini mencapai sekitar 5.660 orang per hari. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan hari biasa yang rata-rata mencapai sekitar 5.231 penumpang per hari.
Lonjakan Penumpang Terjadi Selama Libur Sekolah
Peningkatan jumlah pelanggan terjadi seiring dimulainya masa liburan sekolah yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat menggunakan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendra Trang Bawono mengatakan, kenaikan volume penumpang mencapai sekitar delapan persen dibandingkan kondisi normal.
"Selama masa libur sekolah, rata-rata volume penumpang keberangkatan maupun kedatangan di Stasiun Malang mencapai sekitar 5.660 penumpang per hari. Sementara pada hari biasa rata-rata sekitar 5.231 penumpang per hari atau meningkat sekitar 8 persen," ujarnya.
Menurut Mahendra, peningkatan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.
Rute Favorit Penumpang dari Stasiun Malang
Selama periode libur sekolah, sejumlah kereta api jarak jauh yang berhenti di Stasiun Malang menjadi pilihan utama masyarakat untuk menuju berbagai daerah.
Destinasi yang banyak dilayani antara lain Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember, hingga Ketapang. Rute-rute tersebut menjadi favorit masyarakat yang memanfaatkan momentum libur sekolah untuk berwisata maupun mengunjungi keluarga.
KAI Tingkatkan Pelayanan dan Ingatkan soal Keselamatan
Mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya melakukan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal selama masa liburan.
Upaya tersebut meliputi kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pengawasan operasional, hingga penempatan petugas pelayanan di area stasiun.



