Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Usulan di Program RT Berkelas Mulai Terealisasi, Proyek Infrastruktur Jalan secara Bertahap

Andika Satria Perdana • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:03 WIB
BERTAHAP: Camat Sukun Dian Kuntari menyampaikan progres realisasi program RT Berkelas di wilayahnya, Senin lalu (22/6). (Andika Satria Perdana/Radar Malang)
BERTAHAP: Camat Sukun Dian Kuntari menyampaikan progres realisasi program RT Berkelas di wilayahnya, Senin lalu (22/6). (Andika Satria Perdana/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Pencairan anggaran untuk program RT Berkelas mulai berjalan di tingkat kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Sukun. Sejak awal Juni ini, realisasi untuk usulan di bidang infrastruktur mulai berjalan. 

Contohnya untuk pavingisasi jalan dan perbaikan gorong-gorong. Camat Sukun Dian Kuntari menyampaikan, realisasi usulan infrastruktur secara masif dilakukan mulai bulan ini. Disinggung terkait persentase anggaran yang sudah dicairkan, pihaknya mengaku belum menghitung secara detail.

Saat ini masih dilakukan pemantauan hingga akhir Juni. ”Ada 11 kelurahan yang telah menjalankan usulan di bidang infrastruktur. Setelah monitoring sampai akhir bulan, kami akan evaluasi,” kata dia. Dian menambahkan, progres pelaksanaan program infrastruktur masih berada dalam tahap pengerjaan awal. 

Sementara untuk usulan seperti pengadaan tempat sampah dan gerobak sampah sudah didistribusikan kepada masyarakat. ”Usulan lain yang sudah dilaksanakan adalah pengadaan untuk perbaikan tata kelola sampah. Sudah diterima RT yang mengusulkan,” terangnya. 

Dian menambahkan, skema pencairan RT Berkelas dilakukan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas). Mereka wajib menyusun Rancangan Anggaran Belanja (RAB) terlebih dahulu. Kemudian diverifikasi lurah, sebelum diajukan anggarannya kepada camat.

”Pencairan anggaran pertama sebesar 40 persen, kemudian program bisa berjalan. Berikutnya di termin kedua 30 persen, dan termin ketiga 30 persen,” jelasnya. Mantan pejabat Disdikbud Kota Malang itu menyebut, selain usulan bidang infrastruktur, terdapat usulan pemberdayaan masyarakat. 

Namun, di Kecamatan Sukun usulan itu masih sangat terbatas. Diperkirakan hanya sekitar 10 persen dari total usulan RT Berkelas. ”Paling banyak usulan pengadaan barang dan infrastruktur,” tutur Dian.

Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Kedungkandang. Hingga Juni masih didominasi realisasi pengadaan tempat sampah dan program infrastruktur. Untuk pengadaan meja dan kursi masih terus dilakukan evaluasi. 

”Bulan Juni baru pelaksanaan termin pertama RT Berkelas. Realisasi anggarannya dibagi tiga tahap,” terang Camat Kedungkandang Fahmi Fauzan. Dengan pelaksanaan awal itu, realisasi RT Berkelas bisa dibilang masih rendah. 

Ketika pengadaan barang meja dan kursi mulai diwujudkan, Fahmi meyakini bahwa serapan program itu akan meningkat signifikan.

”Saat ini kami sedang evaluasi, terutama untuk tempat penyimpanan. Harus ada tempat yang aman dan barangnya tidak terpisah,” paparnya. Untuk diketahui, total anggaran yang dialokasikan pemkot untuk program RT Berkelas tahun ini senilai Rp 206 miliar. (adk/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
#program rt berkelas #camat sukun dian kuntari #Wali Kota Malang #Pemkot Malang #Kecamatan Sukun