Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lingua Franca: Gak Lidok, Istilah ”Nah Kan” Versi Arek Malang

Andika Satria Perdana • Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:09 WIB
Gak Lidok, Istilah ”Nah Kan” Versi Arek Malang
Gak Lidok, Istilah ”Nah Kan” Versi Arek Malang

”Sek mending gak lidok timbangane gak nyaur,” 

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Dalam Bahasa Indonesia, istilah ini bermakna 'nah kan' atau 'beneran kan'. Arek Malang memiliki istilah tersendiri, yakni gak lidok.

Biasanya, ucapan gak lidok ini diungkapkan oleh orang tua. Selain itu juga biasa dipakai sesama teman dekat atau saudara. Gak lidok merujuk pada ucapan yang benar setelah seseorang memperingatkan peristiwa yang akan terjadi.

 Baca Juga: Lingua Franca: Perlop, Istilah Serapan Bahasa Belanda yang Tetap Populer di Kalangan Pekerja Pabrik Rokok

”Arti kata gak lidok adalah tidak berbohong, tidak salah, dan benar terbukti. Lidok tidak digunakan dalam ungkapan lainnya. Penggunaannya pasti ada kata gak terlebih dulu,” jelas Pengamat Bahasa Malangan Restu Respati.

Dari penelusuran Jawa Pos Radar Malang, lidok kemungkinan besar berasal dari kata ridho. Sehingga gak lidok memiliki arti tidak direstui. Yakni ketika seseorang sudah diperingatkan tetapi sangat percaya atas keyakinannya sendiri. Namun keyakinan itu akhirnya tidak direstui Tuhan, sehingga tidak terjadi. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Gak Lidok #Beneran kan #Lidok #Lingua Franca