Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Isu Manajemen Arema FC Cabut Laporan, Keluarga Tersangka Datangi Mapolresta

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 17 Februari 2023 | 18:00 WIB
TIM : Tim Tatak dalam press conference beberapa waktu lalu (Suharto/Radar Malang)
TIM : Tim Tatak dalam press conference beberapa waktu lalu (Suharto/Radar Malang)
 

MALANG KOTA – Kemarin (16/2), Mapolresta Malang Kota didatangi banyak orang.

Mereka adalah keluarga dari enam tersangka kerusuhan dan pengrusakan kantor Arema FC di Jalan Mayjen Panjaitan beberapa waktu lalu.

Kedatangan rombongan itu karena sebelumnya mereka mendapat kabar bahwa manajemen Arema FC datang ke Mapolresta Malang Kota.

Kabarnya, manajemen juga berencana mencabut laporan kasus pengrusakan tersebut.

Mereka tiba di Mapolresta sekitar pukul 13.00, dengan didampingi kuasa hukum mereka dari Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (TATAK).

Sejak kasus pengrusakan kantor Arema FC ditangani polisi, para tersangka memang didampingi TATAK.
Baca Juga : Ricuh Demo Arek Malang Bersikap, Enam Alami Luka-luka.

Sejak Rabu lalu (15/2), keluarga tersangka mendapat kabar bahwa pihak manajemen Arema FC mau datang ke Polresta untuk menemui Kapolresta dan tersangka.

"Tujuannya untuk membicarakan soal perdamaian,” kata kuasa hukum keenam tersangka, dr Solehoddin SH MH dikonfirmasi Jawa Pos Radar Malang.

Solehoddin menambahkan, kedatangannya tersebut untuk mencari tahu kebenaran dari kabar tersebut. Dia berharap ada perbincangan antara pihak tersangka, polisi, dan pelapor.

Terlebih, kabar tersebut adalah pihak klub hendak mencabut laporannya. Sejak awal, Solehoddin berharap perkara ini selesai tanpa masuk persidangan alias berdamai.

Pekan lalu, TATAK juga sudah mengajukan penangguhan penahanan untuk keenam tersangka. Tapi permohonan tersebut ada jawaban hingga kemarin.

Setelah menunggu beberapa saat, Solehoddin dan rombongan keluarga korban tidak bertemu Kapolresta.

Begitu juga, TATAK tidak bertemu dengan manajemen Arema FC. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



“Pak Kapolresta sedang ada giat di luar dan Arema FC tidak jadi datang. Akhirnya kami berubah jadi jenguk para tersangka,” sebut Solehoddin.

Dikonfirmasi terpisah, Komisaris Arema FC Tatang Dwi Arifianto mengaku tidak tahu mengenai kabar ini.

Dia malah menanyakan sumber informasi soal rencana pertemuan antara manajemen Arema FC dengan Kapolresta maupun tersangka. ”Kabar dari mana itu?,” tanya Tatang.

Dia tidak menjawab apakah ada rencana mencabut laporan atau tidak. Kemarin, Tatang mengaku sedang berada di Jakarta untuk menghadiri Kongres PSSI.

Aku sek ndek kongres mas, sepurane (saya masih di kongres mas. Mohon maaf),” jawab Tatang singkat.(biy/dan)



 










Lihat postingan ini di Instagram























 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Malang Online (@jawaposradarmalang)




Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##beritamalang #radarmalang #ricuh ##jawaposradarmalang #aremafc ##mediaonlinemalang ##beritamalanghariini ##kandangsinga #rusuh