Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mekanik Bengkel Meninggal Mendadak

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 24 April 2023 | 17:30 WIB
SERANGAN JANTUNG: Relawan dan polisi memeriksa tubuh pria tanpa identitas yang meninggal di Jalan Plaosan Barat Gang 2, RT 04/RW 08, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Minggu pagi (23/4). POLSEK BLIMBING FOR RADAR MALANG
SERANGAN JANTUNG: Relawan dan polisi memeriksa tubuh pria tanpa identitas yang meninggal di Jalan Plaosan Barat Gang 2, RT 04/RW 08, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Minggu pagi (23/4). POLSEK BLIMBING FOR RADAR MALANG
 

MALANG KOTA – Minggu dini hari (23/4), seorang pria tanpa identitas meninggal dunia di Jalan Plaosan Barat Gang 2, RT 04/RW 08, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing. Warga setempat bisa memanggil pria itu dengan nama Kelana. Diduga, pria yang menjadi mekanik di sebuah bengkel kecil itu meninggal 24karena serangan jantung.

Peristiwa itu terjadi di depan mata saksi bernama Subasuki. Saksi itu pula yang memberikan keterangan kepada polisi, bahwa Kelana merupakan mekanik di bengkel kecil tanpa nama di Jalan Halmahera 3 RT 12/RW 06. Bengkel itu dekat dengan rumah Subasuki.

”Saksi Subasuki pernah service kendaraan di bengkel milik korban. Subasuki juga sering melihat korban tidur di emperan ruko seberang Masjid Sabilillah,” terang Kapolsek Blimbing Kompol Danang Yudantonya.

Menurut Danang, dini hari itu Subasuki menanyakan velg sepeda motor miliknya yang dibawa oleh korban. Tapi, ternyata korban mengatakan hendak pergi ke ATM untuk mengambil uang. Sempat muncul dugaan bahwa pria itu hendak mengambil uang sebagai ganti rugi velg milik Subasuki.

Korban lantas menggunakan motor untuk pergi ke ATM. Subasuki mengikuti dari belakang, juga menggunakan motor. Belum jauh motor berjalan, tiba-tiba motor korban hingga terperosok ke dalam got. Korban pun terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Saat itu juga Subasuki berusaha memberi pertolongan. Dia dibantu warga lain yang bernama Dewa Rahmadi Defri. ”Dua saksi itu sudah sudah berusaha meminta pertolongan, namun korban meninggal dunia,” ujarnya.

Hingga tadi malam, Danang mengaku masih belum mendapat identitas korban. Menurutnya, warga sekitar terkesan tidak mau menceritakan asal-usul lelaki itu. Yang didapat polisi, warga bisa memanggil pria itu dengan nama Kelana, hidupnya sebatang kara, tinggal di Jalan Halmahera.

Polisi bahkan sudah melakukan pengecekan sidik jari korban, tetapi tidak membuahkan hasil. Artinya, identitas korban belum terdaftar di data kependudukan. ”Sementara ini, kami menduga penyebab meninggalnya korban secara mendadak adalah serangan jantung,” tutup Danang. (ifa/fat)

  Editor : Fathoni Prakarsa Nanda
##matimendadak #radarmalang ##plaosan