PAKISAJI – Pelaku pembobolan SMPN 1 Pakisaji mulai terungkap. Polisi hanya butuh waktu tiga hari untuk menangkap pelaku. Aksi pembobolan berlangsung Senin (6/4), Kamis (9/4) diamankan polisi.
Dari empat pelaku, tiga di antaranya diamankan. Sisanya satu pelaku masih dalam pencarian. Ketiga pelaku yang diringkus polisi tersebut berasal dari Kecamatan Pakisaji. Yakni R asal Desa Genengan, T asal Desa Kendalpayak. Masing-masing berusia 28 tahun. Sementara satu pelaku berinisial RP, 26, asal Desa Kebonagung.
“R dan T itu eksekutor atau yang membobol ruangan. Kemudian RP dan satu temannya yang masih dalam pengejaran sebagai orang yang mengantar,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar kemarin (10/4).
Pelaku yang pertama ditangkap adalah R. Wajah R terekam kamera CCTV saat beraksi. Dari keterangan R, polisi kemudian menciduk T di rumahnya, Kendalpayak. Setelah magrib dibekuk lah RP, yang tidak lain adalah adik ipar T.
Bambang menjelaskan, empat pelaku merencanakan pembobolan sekolah beberapa jam sebelum eksekusi dimulai. “Awalnya mereka minum-minuman keras di sebuah warung dekat rumah RP di Kebonagung. Muncullah inisiatif membobol sekolah itu, yang kebetulan si T pernah bersekolah di sana walau tidak selesai,” ungkap Bambang.
Dalam pemeriksaan, tiga orang tersebut mengaku hasil curian dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Tapi ketika didalami lagi, ternyata ada uang yang dipakai untuk minum-minuman juga,” imbuh dia. Ketiga pelaku terancam hukuman penjara maksimal 7 tahun. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho