PAKIS, RADAR MALANG – Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang masih memburu pelaku dalam tiga kasus tabrak lari yang menewaskan korban di Kabupaten Malang. Ketiga kecelakaan tersebut terjadi dalam rentang dua bulan terakhir di Kecamatan Kepanjen, Pakis, dan Pakisaji. Hingga kini, seluruh pelaku belum berhasil ditemukan.
Penyidik mengandalkan rekaman kamera pengawas (CCTV), keterangan saksi, serta identifikasi ciri-ciri kendaraan untuk mengungkap identitas pelaku. Dua kasus terbaru bahkan terjadi pada malam yang sama, Jumat (3/7), hanya berselang sekitar 20 menit.
Polisi Kantongi Ciri Kendaraan Pelaku
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, penyelidikan terhadap seluruh perkara masih terus berlangsung. Sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian telah diperiksa untuk mempersempit pencarian.
"Kami sudah mengecek CCTV di lokasi masing-masing kecelakaan. Ciri-ciri kendaraan sudah kami kantongi, tinggal dilakukan pengejaran," ujarnya.
Baca Juga: Tiga Jam Evakuasi Truk Kontainer Kecelakaan, Jalur Pakisaji Sempat Macet
Menurut Chelvin, seluruh kasus memiliki pola yang sama. Pengemudi yang diduga menjadi penyebab kecelakaan memilih meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan kepada korban.
Dua Tabrak Lari Terjadi pada Malam yang Sama
Kasus terbaru terjadi di Jalan Raya Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, sekitar pukul 23.18 WIB. Korbannya, Nur Khamit, 44, warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis.
Berdasarkan penyelidikan sementara, sepeda motor Yamaha X-Ride yang dikendarai korban diduga bertabrakan dengan sebuah truk boks yang mengambil jalur berlawanan saat hendak menyalip kendaraan lain.
"Untuk truknya melarikan diri setelah terlibat kecelakaan. Kami masih mengejar pengemudinya," kata Chelvin.
Baca Juga: Gara-Gara Tak Ada Kesepakatan Damai, 24 Perkara Kecelakaan di Kabupaten Malang Dibawa ke Meja Hijau
Akibat benturan tersebut, korban mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan serta luka di bagian hidung. Korban meninggal dunia, sementara truk melanjutkan perjalanan ke arah timur tanpa berhenti.
Sekitar 18 menit sebelumnya, kecelakaan tabrak lari juga terjadi di Jalan Raya Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji.
Korbannya adalah Edo Ferdiansah, 27, warga Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban berusaha mendahului sepeda motor yang melaju di depannya. Saat proses menyalip terjadi senggolan hingga korban terjatuh.
"Korban berusaha mendahului sepeda motor yang melaju searah di depannya. Saat mendahului, haluannya kurang ke kanan sehingga terjadi tabrak samping. Setelah itu pengendara sepeda motor tersebut langsung melarikan diri," jelas Chelvin.
Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Sumberpucung, Pemotor Tewas setelah Terserempet Truk Tangki BBM
Kasus di Kepanjen Masih Diburu
Selain dua kecelakaan tersebut, Satlantas Polres Malang juga masih menangani kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Raya Sumedang, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, pada 1 Mei lalu.
Dalam peristiwa itu, Kasimun, 75, meninggal dunia setelah diduga tertabrak truk tronton ketika berjalan di tepi jalan. Truk tersebut diduga terlalu mengambil sisi kiri jalan sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
Chelvin memastikan seluruh perkara masih menjadi prioritas penyelidikan. Selain memeriksa rekaman CCTV, penyidik juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan mencocokkan identitas kendaraan yang diduga terlibat.
"Kami terus mengembangkan penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengungkap identitas pelaku," tegasnya.
Editor : Aditya Novrian