Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dugaan Pembunuhan Makin Menguat

Mardi Sampurno • Minggu, 8 Januari 2023 | 03:51 WIB
MISTERIUS: Proses evakuasi jenazah Diah Agustin Lestariningsih pada 22 Desember 2022 di rumah kos Jalan Bendungan Sigura-gura Gang 5C, RT 04/ RW 02 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru. Saat itu belum ada dugaan pembunuhan atau bunuh diri.
MISTERIUS: Proses evakuasi jenazah Diah Agustin Lestariningsih pada 22 Desember 2022 di rumah kos Jalan Bendungan Sigura-gura Gang 5C, RT 04/ RW 02 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru. Saat itu belum ada dugaan pembunuhan atau bunuh diri.
Kasus Kematian Mahasiswi asal Ngawi di Sumbersari

MALANG KOTA – Kematian yang tidak wajar. Itulah yang terjadi pada kasus meninggalnya Diah Agustin Lestariningsih pada 22 Desember 2022 lalu. Mahasiswi yang hendak pulang kampung itu ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya, Jalan Bendungan Sigura-gura Gang 5C, RT 004/ RW002 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru. Sempat dikabarkan tidak ada tanda-tanda kekerasan, ternyata di tubuh korban terdapat luka tusuk.

Namun, hingga kemarin (6/1) polisi masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian gadis asal Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi tersebut. Antara dibunuh ataukah menghilangkan nyawanya sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Bayu Febrianto Prayoga menjelaskan, perkara itu masih dalam tahap penyelidikan. ”Kami sudah memeriksa setidaknya sembilan saksi. Mereka terdiri dari teman-teman di rumah kos korban, ibu kos dan pacar korban,” kata dia.

Ia membeberkan bahwa dari hasil otopsi ditemukan luka tusuk di dada sebelah kiri. Panjang luka itu sekitar 2,5 sentimeter. Hasil otopsi juga mengindikasikan korban meninggal karena kehabisan darah. Hal itu menguatkan dugaan adanya pembunuhan terhadap mahasiswi sebuah kampus negeri di Kota Malang itu.

Bayu mengatakan bahwa kemungkinan bahwa korban melakukan bunuh diri tetap ada. ”Tapi kemungkinan seperti itu sangat kecil. Karena pisaunya tidak ditemukan di lokasi kejadian,” imbuhnya.

Pada saat jenazah hendak dievakuasi, polisi mendapati jenazah dalam posisi tertidur. Bajunya terlihat sobek karena tusukan. Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, sebelum korban diketahui meninggal, ada teman korban yang datang dari kampus. Kondisi pintu kamar tidak terkunci dan korban kelihatan tertidur. Begitu dibangunkan sudah tidak ada respons,” ucap dia.

Saat itu, para saksi dan pihak yang melakukan evakuasi tidak berani memberikan keterangan tentang kondisi terakhir korban. Termasuk, apakah saat evakuasi jenazah terdapat darah di tubuh korban atau pun menggenang di kamar kos.

Para saksi saat itu juga tidak mengetahui kondisi kesehatan korban. Apakah punya riwayat penyakit tertentu atau tidak. Yang pasti, pada malam sebelum jenazah ditemukan, ada warga yang melihat korban ngobrol dengan teman-teman yang lain. Semakin misterius karena tidak ditemukan obat-obatan di kamar tersebut. (biy/fat) Editor : Mardi Sampurno
#jawa pos radar malang #Kematian Diah Agustin #sumbersari #kriminal #Mahasiswi meninggal di kamar kos #dugaan pembunuhan