LAWANG – Aksi pencurian hasil kebun terjadi di wilayah Lawang, Kabupaten Malang. Kali ini, pelaku bernama Sunariyo (41) menggunakan modus berpura-pura menjadi pembeli buah alpukat, lalu kabur membawa hasil panen tanpa membayar. Apes, pelaku akhirnya tertangkap setelah dikejar warga dan tertabrak mobil saat melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi (23/8) sekitar pukul 08.30, di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang. Saat itu, Adjis, pemilik kebun alpukat, tengah berada di lahannya ketika didatangi seorang pria tak dikenal. Pelaku mengaku ingin membeli alpukat dan melakukan negosiasi harga. Setelah sepakat di angka Rp 40 ribu per kilogram, pelaku langsung memetik sendiri buah dari pohon dan memasukkannya ke dalam karung.
Setelah selesai memetik, pelaku berdalih tidak membawa timbangan, lalu diajak Adjis ke rumah tetangga untuk menimbang. Mereka berboncengan naik motor milik pelaku. Namun setibanya di rumah tetangga, hanya Adjis yang turun. Pelaku langsung tancap gas membawa kabur karung berisi alpukat.
”Korban langsung menyebarkan informasi kejadian itu ke warga sekitar,” ujar Kapolsek Lawang AKP H Moch. Lutfi. Tak lama, pelaku dilaporkan terlihat di Desa Jatisari, Pasuruan, dan kembali diduga akan mencuri di kebun warga lain. Aksinya kembali gagal setelah ketahuan, dan pelarian pelaku berakhir tragis setelah tertabrak mobil.
Pelaku yang terjatuh langsung dikepung warga. Amarah massa tak terbendung, pelaku sempat diamuk dan motornya dibakar. Polisi yang tiba di lokasi mengamankan pelaku yang diketahui bernama Sunariyo, warga Desa Bumirejo, Dampit.
”Pelaku sudah kami bawa ke RSUD Lawang untuk perawatan dan saat ini diamankan di Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Lutfi. Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan membuka kemungkinan pelaku juga beraksi di tempat lain. (yad/adn)
Editor : A. Nugroho