Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Tampung 14 Laporan Dugaan Pelecehan

Bayu Mulya Putra • Selasa, 23 September 2025 | 17:10 WIB
Ilustrasi bangunan kampus.
Ilustrasi bangunan kampus.

MALANG KOTA - Pengaduan dugaan tindak pelecehan seksual di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (UB) tidak hanya diterima Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) saja. Sejak pekan lalu sampai kemarin (22/9), Ikatan Alumni Veteriner (I AM VET) UB menerima 14 laporan dugaan pelecehan seksual. Seluruh laporan itu dilakukan pada periode 2019-2023.

Laporan dugaan pelecehan seksual beserta kronologinya disampaikan secara tertulis maupun WhatsApp (WA). Seperti diberitakan, dugaan kasus pelecehan seksual di FKH UB mencuat setelah pelantikan wakil dekan periode 2025-2030, beberapa waktu lalu. Pengangkatan salah satu dosen berinisial WN diprotes sejumlah alumni dan mahasiswa. Dia disebut-sebut punya track record kasus pelecehan.

Perwakilan I AM VET UB drh Eky Bahtiar CBS mengatakan, dari belasan laporan yang diterima, ada 11 orang yang bersedia untuk speak-up. ”Lalu tiga orang lainnya sudah kami fasilitasi ke lembaga berwenang untuk pendampingan lebih lanjut,” kata dia, kemarin (22/9).

Eky melanjutkan, saat ini pihaknya lebih berfokus pada kondisi para alumni yang pernah menjadi korban. Terkait opsi untuk melapor ke polisi atau hanya pendampingan, bakal dikembalikan kepada masing-masing korban. Selain pendampingan kepada korban, pihaknya juga mengimbau kepada alumni maupun mahasiswa untuk menahan diri dari komentar di media sosial.

Tujuannya untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat. Pihak alumni pun mengaku kecewa terhadap pelantikan salah satu wakil dekan FKH UB periode 2025-2030. Apalagi, posisi wakil dekan itu memiliki peran yang dekat dengan mahasiswa. ”Bagaimana mungkin sosok yang memiliki rekam jejak pelanggaran etika diberi mandat mengemban jabatan yang melekat erat dengan mahasiswa?” tanya Eky.

Adanya pelantikan itu, menurut pihaknya berpotensi merusak citra institusi. Kendati demikian, pihaknya tetap menekankan komunikasi yang sehat dengan dekanat. Ke depan, Eky berharap bahwa FKH UB bisa menjadi kampus yang aman. ”Kami juga menolak segala bentuk pelecehan seksual dan berdiri tegak bersama korban,” tegasnya. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#FKH #Fakultas Kedokteran Hewan #Pelecehan #universitas brawiajaya