LAWANG - Kasus penipuan jual beli popok yang menyeret warga Kecamatan Lawang terus bergulir. PR, salah satu terduga pelaku masih dicari puluhan korban. Sebelumnya, pada 20 Februari lalu, kediaman PR di Desa Srigading, Kecamatan Lawang didatangi puluhan korban.
Namun para korban gagal menemuinya. Pihak keluarga menghalangi upaya tersebut. Kabar tersebut juga sampai ke personel Polsek Lawang.
”Salah satu dari mereka (korban) menelepon kami agar melakukan penggeledahan dan menangkap PR. Tapi karena tidak tahu duduk perkaranya, kami berbicara dulu dengan dua pihak,” kata Kapolsek Lawang Kompol H Mohammad Lutfi, kemarin (25/2).
Perbincangan sekaligus mediasi terhadap keluarga PR itu dilaksanakan di dua tempat. Yang pertama di rumah PR. Selanjutnya di Balai Desa Srigading. Pertemuan itu diawali dengan cerita para korban penipuan yang berujung kerugian dengan nilai sekitar Rp 5 miliar. Kerugian per orang bermacam-macam. Ada yang Rp 810 juta, Rp 600 juta , sampai Rp 300 juta.
Mereka juga sudah melapor ke Polda Jatim dan polres masing-masing wilayah. Sebab, korbannya datang dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Kota Batu, Surabaya, Kediri, Pasuruan, dan lain-lain. Lutfi mengatakan bahwa pihak keluarga mengaku PR tidak ada di lokasi saat didatangi puluhan korban.
Selain itu, rumah di Lawang tersebut juga bukan rumah pribadi PR. Melainkan rumah orang tuanya. ”Saat itu dikabarkan bahwa yang bersangkutan sedang berada di Jakarta,” imbuh Lutfi. Namun yang pasti pihak keluarga PR sedikit mengetahui bisnis jual beli popok tersebut. ”Bilangnya ke Jakarta bersama suaminya itu mau menyelesaikan masalah bisnis tersebut dengan SL, temannya yang di sana,” imbuh dia. Di akhir mediasi, pihak keluarga SL juga membuat janji kepada para korban.
”Keluarganya berjanji mendatangkan SL ke Polda Jatim maksimal tanggal 28 Februari nanti,” ujar Lutfi. Kedatangan di sana dimaksudkan untuk proses mediasi. Seperti diberitakan, kasus itu memang menyeret dua nama. Selain PR, ada SL yang kabarnya bertugas mencari pembeli. (biy/by)
Editor : A. Nugroho