Untuk membuat kualitas udara di kamar mandi tetap terjaga dengan baik, berikut ini 5 pilihan desain ventilasi seperti dirangkum dari Home Edit, Jumat (5/3).
1. Jendela
Merupakan ventilasi permanen yang paling banyak digunakan dan umumnya diletakkan pada dinding dengan ketinggian yang masih bisa dijangkau pengguna kamar mandi. Dalam penerapannya, jendela bisa memakai engsel samping (casement) dimana bukaannya menuju ke luar sisi kiri atau kanan, serta engsel bagian atas (awning) yang bukaannya mengarah ke luar pada sisi bawah.
2. Bouvenlight
Hampir mirip dengan jendela, hanya saja letak Bouvenlight lebih tinggi atau berada di bagian atas dinding kamar mandi sehingga agak sulit dijangkau dan privasi juga lebih terjaga. Selain itu, desain ventilasi ini menggunakan sistem engsel awning.
3. Jalusi
Model ventilasi kamar mandi minimalis yang terdiri dari kisi-kisi horizontal miring yang dibingkai untuk mengatur aliran udara. Dengan jalusi, udara alami dapat mengalir optimal melalui sirip pada area bukaannya.
4. Loster
Memiliki nama lain Roster, ventilasi ini berbentuk sangat unik karena memanfaatkan celah-celah bermotif sebagai saluran sirkulasi udara dan tentunya menambah unsur dekoratif di kamar mandi. Adapun material loster bisa berasal dari kayu, semen, ataupun keramik.
5. Skylight
Tak hanya mengontrol kualitas udara, desain ventilasi yang diletakkan pada atap kamar mandi ini dapat memberikan pemandangan ke arah langit. Selain itu, skylight relatif mudah dipasang dan mekanisme bukaannya dapat dikendalikan secara manual atau secara elektronik.
Penulis: Gilang Ilham Editor : Ahmad Yani