Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penyebab Jerawat di Bahu dan Cara Mengatasinya

Shuvia Rahma • Minggu, 30 Mei 2021 | 20:30 WIB
Ilustrasi jerawat di bahu  (Bazaars Indonesia/ist)
Ilustrasi jerawat di bahu (Bazaars Indonesia/ist)
RADAR MALANG - Anda pasti mengalami fase kulit berjerawat, Secara umum, jerawat terjadi ketika pori–pori kulit tersumbat oleh sel-sel kulit mati, kotoran dan sebum. Selain itu, perubahan hormon, bakteri Propionibacterium acnes hingga penggunaan produk comedogenic juga berperan dalam menyebabkan jerawat.

Tak hanya dapat muncul di area wajah, jerawat juga bisa muncul di area kulit lainnya salah satunya di bahu. Melansir Harpers Bazaars Indonesia, Minggu
(30/5), berikut penyebab dan jenis jerawat bahu serta cara mencegahnya dan mengobatinya:

1. Acne Mechanica
Acne mechanica adalah jenis jerawat yang dipicu oleh faktor luar seperti panas, tekanan, dan gesekan. Jika Anda melihat jerawat terbentuk di bahu setelah berolahraga berat dengan pakaian ketat atau setelah mengenakan tas punggung di hari yang panas, kemungkinan besar penyebabnya adalah acne mechanica.

2. Keratosis Pilaris
Dikutip dari laman Mayo Clinic, Minggu (30/5) keratosis pilaris atau disebut juga penyakit “chicken skin” adalah kondisi kulit umum dan tidak berbahaya yang ditandai dengan munculnya bercak kering, kasar, dan benjolan kecil, seringkali muncul di bagian lengan atas, paha, pipi atau bokong. Benjolan kecil ini biasanya tidak terasa sakit atau gatal yang muncul karena sel-sel kulit mati menyumbat folikel rambut. Penggunaan retinoid topikal dianggap dapat mengatasi munculnya benjolan kecil di bahu karena keratosis pilaris.

3.Infeksi Bakteri
Menurut dokter kulit bersertifikat Dr. Ted Lain, salah satu penyebab utama munculnya jerawat bahu adalah infeksi bakteri. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk tidak membersihkan tubuh dengan benar, tidak melakukan exfoliasi, dan terjadinya penyumbatan pada pori-pori Anda.

Tidak Berganti Pakaian dan Mandi setelah berolahraga atau aktivitas berkeringat lainnya, pastikan untuk segera berganti pakaian dan mandi hingga benar-benar bersih. Bukan tanpa alasan, Sebab, menurut ahli dermatologis, Dr. Lisa Ginn, keringat, kotoran, dan bakteri lain yang bercampur dan menempel pada pakaian dapat menyebabkan timbulnya jerawat di tubuh, termasuk di bahu.

Lalu, Bagaimana cara menghilangkan jerawat yang ada di bahu, Berikut caranya:

1. Memperhatikan Makanan yang Dikonsumsi
Bukan jadi rahasia lagi bahwa apa yang Anda makan dapat memengaruhi tubuh dan kulit Anda. Dikutip dari Byrdie, menurut Ava Shamban, cosmetic celebrity dermatologist, menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup seperti mengurangi stres, meningkatkan asupan nutrisi, dan istirahat malam yang cukup dapat membantu mengatasi jerawat di bahu. Coba kurangi konsumsi makanan tinggi gula dan processed foods, perbanyak konsumsi makanan utuh (whole foods) seperti buah-buahan segar.

2. Eksfoliasi Kulit
Sangat penting untuk menghilangkan penumpukan sel-sel kulit mati di bahu dengan melakukan eksfoliasi kulit saat Anda mandi. Dr. Lain merekomendasikan penggunaan produk yang mengandung asam alfa-hidroksi (AHA) atau asam beta-hidroksi (BHA), yang merupakan chemical exfoliators. Bahan-bahan ini membantu menghilangkan kotoran atau penumpukan sel-sel kulit mati dengan lembut dari permukaan kulit Anda. lakukan gentle exfoliate sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu untuk membantu mendorong pergantian kulit dan mencegah munculnya jerawat.

3.Gunakan Body Wash yang Mengandung Salicylic Acid atau Benzoyl Peroxide
Benzoil peroksida dan asam salisilat adalah beberapa bahan pelawan jerawat yang paling populer dalam produk perawatan kulit. Anda dapat menemukan kandungan ini di dalam face wash, krim, gel, atau spot treatments. Jika menggunakan produk body wash dengan kandungan benzoyl peroxide, biarkan produk menempel pada jerawat selama beberapa menit sebelum dibilas.

4.Jangan Mencoba Pencet Jerawat di Bahu
Mencoba memencet jerawat hanya akan memperburuk kondisi jerawat di bahu, bahkan dapat menyebabkan infeksi. Jika jerawat di bahu tidak segera kempes meskipun telah dilakukan berbagai cara, sebaliknya temui dokter kulit bersertifikat untuk mendapatkan bantuan. Ada obat-obatan yang dapat diresepkan untuk membantu mengatasi jerawat membandel.


Penulis: Mega Annisa N Editor : Shuvia Rahma
#penyebab jerawat #Kecantikan #Jerawat