Tak jarang, wanita dengan nama akun tiktok @panggilakubambang ini sering kali mendapatkan komentar negatif dalam setiap kontennya. Beberapa di antara netizen julid sering meremehkannya karena memiliki gangguan bipolar.
Melansir dari MedicalNewsToday pada Selasa (8/6), bipolar disorder menyebabkan perubahan suasana hati, energy, tingkat aktivitas, dan kemampuan dalam melakukan tugas sehari-hari. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Institute Of Mental Health, orang dengan gangguan bipolar dapat merasa gembira, berenergi atau merasa depresi dalam keadaan tertentu.
Dalam unggahannya pada Jumat lalu (4/6), Sania mengatakan bahwa dirinya pengidap bipolar disorder tipe dua. Telah di diagnosa sejak tahun 2017 lalu, sampai saat ini dia masih menjalani perawatan dari psikiater dan rutin untuk check up setiap bulannya.
Sania juga mengatakan bahwa dia pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 4 kali. Terakhir, aksi nekatnya tersebut dia lakukan pada tahun 2019 lalu.
Sebagai catatan, gangguan bipolar tipe II adalah gangguan dimana penderitanya mengalami fase depresi berat. Bentuknya berupa kesedihan yang berlebihan, kelelahan yang berlebihan, rendahnya semangat dan energi, putus asa, dan mengalami gangguan tidur.
Gejala bipolar yang dialami setiap orang pun berbeda antara satu orang dan lainnya. Pada kondisi depresi, gejala yang muncul seperti, kesedihan, merasa tidak memiliki harapan, keinginan melakukan tindakan bunuh diri, anxiety (kecemasan), memiliki perasaan bersalah, susah tidur dan nafsu makan yang tiba-tiba naik atau turun.
Adapun treatment pada pengidap bipolar disorder bertujuan untuk menstabilkan suasana hati dan mengurangi keparahan gejala. Perawatannya bisa dilakukan dengan berkonsultasi kepada psikiater kemudian meminum obat dan rutin check up ke dokter. Biasanya, butuh waktu yang cukup lama untuk mendapatkan diagnosis yang benar dan menemukan perawatan yang sesuai, karena setiap orang memiliki cara perawatan yang berbeda-beda.
Penulis: Khoirun Nisa A Editor : Farik Fajarwati