Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tren Berkain yang Menjadi Andalan Anak Muda dalam Menggunakan Batik

Aditya Novrian • Rabu, 17 April 2024 | 03:00 WIB
Kain batik yang dipakai anak muda. (Istimewa)
Kain batik yang dipakai anak muda. (Istimewa)

MALANG - Tren berkain ini bentuknya adalah kain batik yang dililitkan pada pinggang sehingga menjadi seperti bentuk rok lilit. Yang membuat tren berkain ini populer awalnya berasal dari kampanye yang dibawakan beberapa konten kreator.

Dengan hastag #BerkainBersama dan #OOTD (Outfit of The Day), hasilnya semakin banyak yang mengikuti kampanye berkain ini. Penyebabnya adalah konten-konten yang dibawakan selalu membawakan tema fashion style.

Dari sini banyak anak muda yang mulai mengikuti tren berkain sebagai bagian dari fashion style. Batik yang anggapannya hanya digunakan sebagai seragam, acara formal, penting, atau hajatan saja kini bisa disubtitusikan sebagai paduan pakaian sehari-hari hingga acara formal dengan berkain.

Untuk mengadopsi budaya modern seperti sekarang batik ini harus bisa terlihat modis dimata anak muda. Oleh karena itu berkain sangat mudah dikombinasikan dengan atasan polos warna apapun, dengan lengan ataupun tanpa lengan, bahkan kebaya sekali pun.

Selanjutnya untuk bawahan dengan sepatu kets, sandal, heels, ataupun boots juga bisa dikombinasikan dengan berkain yang umumnya panjangnya hanya 3/4 saja. Untuk laki-laki biasanya kain untuk berkain dililitkan lebih pendek mungkin separo saja dari tinggi kaki kemudian bisa dipadukan dengan celana kain atau celana jeans panjang didalamnya.

Sebagian anak muda yang mempraktikan berkain selain untuk mengikuti tren ada pula beberapa tujuan di antaranya :

Mempertahankan Budaya Batik 

Sebagaimana yang sudah ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 yang menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. UNESCO sendiri juga sudah mengakui bahwa batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Batik sendiri adalah warisan dari nenek moyang sebagai budaya di Indonesia dan sudah diakui dari banyak negara tentu saja perlu dipertahankan budaya tersebut.

Tidak Jadul dan Menjadi Stylish

Berkain mudah dikombinasikan dengan berbagai atasan dan alas kaki jadi bisa digunakan kapan saja sesuai kebutuhan atau keinginan. (Ronaa Salsabiil Rochma)




Editor : Aditya Novrian
#Fashion #batik