RADAR MALANG - Saat ini, tren fashion hijab sedang mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia.
Desain-desain yang inovatif, pemilihan bahan yang nyaman, dan paduan warna yang menawan menjadi ciri khas dari tren fashion hijab saat ini.
Sehingga para wanita muslimah dapat mengekspresikan gaya mereka dengan lebih bebas.
Selain itu, desainer lokal juga semakin kreatif dalam menghadirkan tren fashion ini untuk menjadikan hijab bukan hanya sebagai penutup kepala, namun juga sebagai fashion statement yang memikat.
Baca Juga: Destinasi Fashion Terbaik, Temukan OOTD Kalian yang Berkualitas namun Harga Terjangkau di Malang
Berikut tren fashion untuk para hijabers!
Pashmina Jersey
Pashmina jersey memiliki keunggulan pada bahan yang halus, elastis, dan tidak menerawang saat dipakai.
Cara pakainya pun mudah tanpa perlu jarum.
Pashmina Plisket
Pashmina plisket memiliki detail lipatan kecil-kecil dengan bahan yang kaku seperti voile dan chiffon.
Mudah digunakan dan bisa dieksplor dalam banyak gaya hijab.
Pashmina Inner
Pashmina inner praktis karena sudah dijahit menyatu dengan inner atau ciput.
Cocok untuk digunakan di rumah atau sehari-hari.
Pashmina Silk
Pashmina silk terasa halus dan mengkilap, cocok untuk acara formal seperti pernikahan atau kegiatan sehari-hari.
Tersedia dalam berbagai warna cantik.
Segi Empat Motif
Hijab segi empat motif memberikan tampilan feminin namun sederhana.
Baca Juga: Murah tapi Tidak Murahan, Ini Tiga Toko Baju di Kota Malang dengan Harga Miring Mulai Rp 45 Ribu
Cocok untuk semua usia dan bisa dipadukan dengan berbagai model baju.
Segi Empat Bella Square
Cocok untuk sehari-hari dan acara formal atau santai.
Voal Segi Empat Polos
Voal segi empat terbuat dari serat katun 100 persen, nyaman dan lembut.
Bisa dipakai dengan berbagai model untuk tampilan simpel hingga formal.
Dengan demikian, tidak mengherankan jika tren fashion hijab saat ini menjadi sorotan utama dalam industri mode.
Tren hijab menginspirasi wanita muslim di seluruh Tanah Air untuk mengeksplorasi gaya dan mengekspresikan identitas mereka melalui busana. (claudia laura/fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana