Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pernah Menjadi Baju Tahanan, Berikut Fakta Unik Baju Motif Stripe yang Tengah Ngetren

Aditya Novrian • Kamis, 23 Mei 2024 | 17:00 WIB

Ilustrasi baju motif garis-garis. (Pinterest)
Ilustrasi baju motif garis-garis. (Pinterest)

RADAR MALANG - Tren fashion selalu berubah, namun beberapa fashion item tetap abadi dan cocok dikenakan kapan saja. Salah satunya adalah baju stripe atau baju motif garis-garis.

Meskipun kerap diasosiasikan dengan gaya kasual, baju bermotif stripe sebenarnya bisa masuk dalam berbagai gaya dan personality.

Sejarah panjang baju motif garis-garis dimulai dari seragam angkatan laut hingga menjadi seragam tahanan, sebelum akhirnya menjadi fashion item sehari-hari yang populer.

Awalnya, baju bermotif garis digunakan oleh para nelayan di Eropa.

Kemudian, pada abad ke-19, baju ini diadopsi sebagai seragam resmi angkatan laut Perancis.

Hingga saat ini, baju motif garis tetap menjadi simbol seragam angkatan laut di Prancis

Selain di angkatan laut, baju motif garis juga pernah identik dengan dunia kriminalitas.

Di Amerika Utara, seragam tahanan dulu menggunakan motif garis hitam-putih yang besar.

Desain ini memudahkan para sipir dalam menemukan tahanan yang melarikan diri, karena garis besar tersebut sangat mencolok.

Baju motif garis mengalami revolusi di dunia fashion berkat Coco Chanel.

Pada tahun 1917, Chanel memperkenalkan motif ini dalam koleksi pakaian sehari-harinya.

Hal ini membawa perubahan besar dan membuat baju stripe semakin diminati, terutama oleh wanita Eropa.

Pada tahun 1950-an, baju motif garis bahkan menjadi simbol keberanian dan kebebasan wanita Eropa.

Salah satu alasan baju motif garis tetap populer adalah kemampuannya membentuk siluet ramping bagi penggunanya.

Garis vertikal pada pakaian dapat menciptakan ilusi tubuh yang lebih ramping, sedangkan garis horizontal cenderung membuat tubuh terlihat lebih lebar.

Oleh karena itu, memilih arah dan ukuran garis sangat penting.

Garis-garis yang lebih kecil dan tipis lebih disarankan untuk memberikan efek ramping yang optimal.

Popularitas baju motif garis semakin meningkat setelah beberapa public figure mengadopsinya dalam gaya sehari-hari.

Misalnya, Kate Middleton sering terlihat mengenakan kaos bermotif garis yang dipadukan dengan celana skinny dan sneakers.

Gaya ini tidak hanya terlihat chic tetapi juga memberikan kesan santai dan mudah diadaptasi oleh siapa saja.

Baju motif garis-garis terus berjaya dalam dunia fashion.  Dari sejarah panjangnya hingga kemampuannya membentuk siluet ramping, baju ini tetap menjadi pilihan banyak orang.

Terlepas dari perubahan tren fashion, baju motif garis selalu menemukan tempatnya dan tetap relevan di berbagai era. (Taqia Ilmi)

 

Editor : Aditya Novrian
#Fashion #lifestyle #stripe