RADAR MALANG - Manusia memiliki dua jenis energi dalam dirinya, yakni energi feminin dan energi maskulin.
Kedua energi ini tidak berkaitan dengan gender, baik perempuan maupun laki-laki dapat memiliki kedua energi tersebut.
Biasanya, salah satu energi akan lebih dominan daripada yang lain, sehingga seorang laki-laki maupun perempuan bisa didominasi oleh energi feminin atau maskulin.
Banyak perempuan yang memiliki energi feminin dominan.
Energi ini melambangkan kelembutan, intuisi, kebijaksanaan, dan dinamisme.
Pemilik energi feminin biasanya tahu kapan harus diam dan bersabar, serta kapan harus bergerak cepat dengan penuh semangat dan keanggunan.
Energi feminin menghubungkan intuisi dan kebijaksanaan dalam diri yang lebih tinggi untuk membuat keputusan yang tepat.
Menurut medium.com, energi feminin tidak dibatasi oleh norma-norma sosial karena tidak mengikuti aturan apa pun selain intuisinya.
Orang dengan energi feminin terkadang pendiam dan sabar, namun dalam situasi tertentu dapat menjadi sangat kuat.
Sebaliknya, energi maskulin cenderung bersifat agresif, fokus dalam melakukan atau mencapai sesuatu, serta dibentuk oleh logika dan nalar.
Berbeda dengan energi maskulin yang harus menerapkan proses langkah demi langkah, energi feminin dapat mewujudkan keinginannya dengan menarik energi tersebut seperti magnet.
Kekuatan energi feminin berasal dari jiwa.
Seseorang dengan energi feminin dominan bukan berarti penurut.
Ia memiliki kemampuan untuk mengenal dirinya sendiri, mengetahui apa yang diinginkan, dan pemberani.
Energi feminin dapat melihat kemungkinan-kemungkinan yang tidak terlihat oleh energi maskulin yang bersifat terstruktur.
Dengan demikian, energi feminin dapat menciptakan peluang-peluang meskipun bertentangan dengan logika dan tampak tidak mungkin dilakukan.
Energi ini membutuhkan ekspresi dan kreasi untuk berkembang. Ia memahami dirinya sendiri dan memiliki kontrol atas tubuhnya.
Ciri-Ciri Orang dengan Energi Feminin
- Memiliki rasa empati yang tinggi. Mereka dapat merasakan dan memahami perasaan orang lain dengan mudah.
- Mengutamakan intuisi dan perasaan. Keputusan seringkali dibuat berdasarkan perasaan dan intuisi daripada logika.
- Memiliki naluri yang kuat. Kemampuan untuk mengenali dan merespons situasi dengan cepat berdasarkan naluri.
- Memiliki kemampuan multitasking. Mampu mengerjakan banyak tugas secara bersamaan dengan efisien.
- Mencintai diri sendiri. Memiliki rasa cinta dan penerimaan terhadap diri sendiri yang tinggi.
- Memiliki kendali yang kuat atas dirinya. Kemampuan untuk mengontrol diri dalam berbagai situasi.
- Mampu menemukan inspirasi kreatif. Selalu mampu melihat dan menciptakan sesuatu yang baru dan inovatif.
- Mampu membuat penilaian di luar rasionalitas. Dapat membuat keputusan yang tidak selalu logis namun efektif berdasarkan intuisi.
Memahami dan mengelola kedua jenis energi ini dalam diri dapat membantu anda mencapai keseimbangan dan kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan.
Anda tidak harus memilih salah satu energi sebagai dominan, melainkan dapat mengintegrasikan keduanya untuk mencapai potensi maksimal anda. (Taqia Ilmi)
Editor : Aditya Novrian