Hadir dengan Formula Baru, Cerahkan Kulit serta Kuatkan Rambut dan Kuku
MALANG KOTA – Produk Glasskin Drink MS GLOW Beauty mendapat animo cukup tinggi dari masyarakat.
Terlihat kemarin pagi di CFD Ijen, MS GLOW membagikan 1.000 gelas Glasskin Drink untuk pengunjung.
MS GLOW Beauty melakukan relaunch produk tersebut karena banyak konsumen yang masih mencari produk minuman collagen ini.
Glasskin Drink diyakini ampuh untuk mencerahkan dan melembutkan kulit dari dalam.
”MS GLOW Beauty ini hadir untuk memberikan solusi perawatan kulit tak hanya dengan skincare dari luar, tapi juga membantu merawat tubuh dari dalam,” ujar Tim Marketing MS Glow Dewi Ratna.
Glasskin Drink mengusung 3 in 1 benefit, untuk mengatasi jerawat, mencerahkan kulit, serta menguatkan rambut dan kuku.
Kandungan di dalamnya diformulasikan khusus sebagai pelengkap pemakaian skincare harian.
Minuman untuk perawatan kulit ini mengandung gula stevia yang rendah kalori, sehingga aman untuk lambung.
Bisa dikonsumsi penderita maag, gula darah tinggi, serta aman untuk ibu hamil dan menyusui.
”Sebelumnya, produk ini sudah pernah diedarkan di pasaran. Bahkan hingga saat ini masih banyak dicari konsumen,” imbuh Dewi.
Maka dari itu, MS GLOW Beauty bertekad memperbarui minuman serbuk collagen itu dengan formula baru.
Kandungan Salmon DNA, collagen dalam Glasskin Drink bisa membantu menyamarkan keriput dan garis halus di wajah.
L-Glutathione di dalamnya merupakan master antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.
Ditambah Hyaluronic Acid, Biotin, dan juga Zinc yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, mencerahkan dari dalam, dan menguatkan rambut serta kuku.
Asalkan rutin dikonsumsi sehari sekali, satu sachet setiap pagi dengan dicampurkan 100 milliliter air, Glasskin Drink bisa bikin ‘glowing sebadan’.
Untuk Re-launch Glasskin Drink sudah digelar secara exclusive di TikTok live.
Langsung dipromosikan founder MS GLOW Beauty Shandy Purnamasari dan beberapa influencer hari Jumat (5/7).
Dalam kesempatan itu, ribuan produk terjual hingga keuntungan mencapai miliaran rupiah. (aff/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana