Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Seni Memahami Kekasih, Film Baru yang Relate dengan Kehidupan Percintaan di Indonesia

Aditya Novrian • Jumat, 6 September 2024 | 15:00 WIB
Film Seni Memahami Kekasih
Film Seni Memahami Kekasih

RADAR MALANG – Seni Memahami Kekasih merupakan film baru bergenre drama komedi yang tayang di bioskop pada 5 September 2024. Film ini diadaptasi dari novel yang berjudul “Sebuah Seni untuk Memahami Kekasih” karya Agus Mulyadi. Disutradarai oleh Jeihan Angga.

Pada dasarnya film ini menceritakan kisah cinta asli antara Agus Mulyadi bersama pasangannya yang bernama Kalis Mardiasih. Tokoh-tokoh yang ada di dalam film ini diperankan oleh aktor dan aktris ternama seperti Elang El Gibran (Agus Mulyadi), Febby Rastanty (Kalis Mardiasih), Devina Aureel (Yana), dan masih banyak lagi.

Mengisahkan tentang kehidupan percintaan antara Agus dan Kalis di tengah kondisi perekonomi yang tidak baik. Agus merupakan penulis buku sekaligus redaktur di sebuah perusahaan media di Yogyakarta. Sementara Kalis adalah wanita kelahiran Blora yang bekerja sebagai seorang aktivis sekaligus penulis.

Agus dan Kalis pertama kali bertemu di acara peluncuran buku. Setelah pertemuan pertama itu kisah cinta keduanya dimulai. Agus bisa dibilang sebagai pria yang tidak terlalu tampan. Ia juga bukan dari kalangan yang berada. Namun keinginan dan usahanya dalam mendekati Kalis inilah yang membuat Kalis kagum. Usaha Agus juga turut dibantu oleh teman kos Kalis yang bernama Yana. Akhirnya secara perlahan Kalis mulai membuka hati. Setelah Agus berhasil mendapatkan hatinya dan berpacaran dengan Kalis, hubungan keduanya dihadapkan dengan banyak ujian. Dari sinilah Kalis dan Agus harus berjuang bersama untuk melawan hal-hal negatif itu.

Film ini dinilai relate dengan kehidupan sehari-hari yang terjadi pada banyak orang di Indonesia. Melalui akun Tiktok @Kalis Mardiasih, Ia menjelaskan mengapa film ini dibuat.

“Aku mau cerita kenapa film ini dibuat. Yang pertama, secara pribadi aku tuh sedih banget sama tren-tren postingan di Tiktok, di Instagram, di Twitter, yang Ketika ngomongin hubungan atau ketika ngomongin relasi romantic itu selalu yang diukur adalah kekayaan atau materi.”

Setelah itu ia melanjutkan dengan alasan kedua, “Karena orang-orang biasa itu justru adalah orang-orang yang paling adaptif.”

(Claresta Ramadhani)

Editor : Aditya Novrian
#Kehidupan #indonesia #Percintaan #relate #film baru #Seni Memahami Kekasih