RADAR MALANG - Dunia perfilman Indonesia menghadirkan inovasi baru melalui film horor "Kuasa Gelap".
Pasalnya, film "Kuasa Gelap" merupakan film horor Indonesia pertama yang mengangkat tema pengusiran setan atau eksorsisme dalam Gereja Katolik Roma.
Film "Kuasa Gelap" sendiri sudah mulai tayang di layar lebar Indonesia sejak 3 Oktober 2024.
Film dengan tema yang menarik ini diproduksi oleh Paragon Pictures dan disutradai Bobby Prasetyo, yang sudah terkenal menyutradai berbagai film horor Indonesia.
Selain Bobby, ada juga Robert Ronny yang berperan sebagai produser.
Film "Kuasa Gelap" menyajikan beberapa aktor ternama Indonesia, mulai dari Jerome Kurnia, Lukman Sardi, hingga Astrid Tiar.
Tak hanya mereka, Lea Chiaracel dan Freya JKT48 juga turut bermain peran dalam film ini.
Film ini mengisahkan tentang dua orang pastor Katolik, Romo Thomas dan Rendra, yang berupaya untuk menjalankan ritual eksorsisme.
Hal tersebut mereka lakukan untuk mengusir setan dari seorang remaja perempuan bernama Kayla.
Proses yang dilalui untuk memproduksi "Kuasa Gelap" pun tidak mudah.
Dikutip dari USS Feed, para kru film dan aktor telah mengikuti seminar tentang eksorsisme di Pontianak, Kalimantan Barat.
Selain itu, mereka juga berdiskusi bersama pastor-pastor Katolik untuk memperluas pemahaman mereka.
Semua itu mereka lakukan selama empat tahun terakhir.
Film "Kuasa Gelap" juga berhasil mendapatkan izin produksi dari Gereja Katolik Indonesia.
Izin tersebut sulit didapatkan karena sebenarnya praktik eksorsisme dalam Gereja Katolik sifatnya sangat tertutup.
Film ini diangkat dari kisah nyata seorang Pastor Katolik di Jawa Tengah yang sering melakukan eksorsisme.
Bertemakan kehidupan orang Kristiani, para penggemar film Indonesia pun akan disuguhkan dengan pengalaman yang baru dan menantang dari film horor ini.
Baca Juga: Segera Tayang di Bioskop, Berikut 4 Film Horor Indonesia yang Wajib Kamu Tonton
Harapannya, "Kuasa Gelap" dapat membawa angin segar bagi industri perfilman Indonesia, khususnya untuk film horor. (CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)
Editor : Aditya Novrian